Share

Industri Gadai Masih Besar, Pegadaian Gandeng 7 BUMN

Selasa 30 Juli 2019 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 30 320 2085641 industri-gadai-masih-besar-pegadaian-gandeng-7-bumn-XH1b7ABQHm.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama dengan Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo) dan tujuh badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bentuk sinergi bisnis keagenan Pegadaian, pemasaran produk, dan layanan antarperusahaan.

 Baca Juga: Masuk Penyumbang Dividen Terbesar, Pegadaian Setor Rp2,82 Triliun ke RI

Tujuh perusahaan BUMN tersebut adalah PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Askrindo, PT Balai Pustaka (Persero), PT Pelni (Persero) dan Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI).

"Sinergi ini memberikan kesempatan untuk bekerja sama dalam penjualan dan pemasaran produknya dengan mengoptimalkan kanal distribusi dan media komunikasi BUMN lain, sehingga dapat memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak," kata Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

 Baca Juga: Pegadaian Incar Laba Rp3,3 Triliun pada 2019

Sinergi dengan asosiasi dan BUMN ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman oleh Direktur Utama PT Pegadaian Kuswiyoto, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, Direktur Pengendalian Usaha RNI Agung P. Murdanoto, Ketua Umum HIPMIKINDO Maz Pandjaitan

Kemudian, Direktur Utama Jamkrindo Rendi Anto, Direktur Utama Askrindo Insurance Andrianto Wahyu Adi, Direktur Utama Balai Pustaka Achmad Fachrodji, Direktur Utama Pelni Insan Purwarisya L Tobing dan Direktur Utama PNRI Djakfarudin Junus.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Pegadaian sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), sebagai bentuk sinergi bisnis antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi antar BUMN penjualan produk. Pada Juni 2019, Pegadaian juga menjalin kerja sama dengan tiga BUMN lain yaitu PT Garuda Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara lll (PTPN lll), dan PT Tabungan dan Asuransi Pensiunan (Persero) Taspen. Hingga saat ini Pegadaian sudah menjalin kerja sama dengan 10 perusahaan BUMN.

Kuswiyoto menyatakan bahwa sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh semua pihak, sehingga sinergi untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence semakin nyata.

"Dengan penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman, kami meyakini akan membawa dampak positif di usaha seluruh perseroan dan lembaga yang terlibat," katanya.

Penandatanganan ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis usaha, sesuai bidang masing-masing BUMN tersebut.

Hingga Juni 2019 tercatat jumlah nasabah Pegadaian telah melebihi target yaitu 12,1 juta jiwa. Hal ini didukung dengan produk-produk unggulan seperti Pegadaian Digital Service (PDS), Tabungan Emas bekerjasama dengan Tokopedia, dan Kredit Cepat Aman (KCA).

Kuswiyoto berharap kegiatan penandatanganan kerja sama dan nota kesepahaman ini akan membuat seluruh karyawan BUMN dan Pengusaha UMKM mendapatkan keuntungan satu sama lain.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting untuk mengoptimalkan setiap kekuatan yang ada sehingga pada akhirnya tidak hanya dapat mengembangkan bisnis masing-masing perusahaan, namun juga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan dan lebih jauh lagi juga dapat memberikan kontribusi positif pada negara.

"Ratusan ribu karyawan BUMN serta puluhan juta pengusaha UMKM merupakan pasar strategis bagi Pegadaian. Potensi pasar di industri gadai masih terbuka luas yang belum tergarap, sehingga ini diharapkan memberikan manfaat bagi semua pihak," kata Kuswiyoto.

Askrindo-Pegadaian Jalin Kerja Sama

PT Asuransi Kredit Indonesia/Askrindo (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Pegadaian dalam upaya sinergi untuk promosi produk dari kedua BUMN tersebut.

Kerja sama kedua pihak ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Askrindo Andrianto Wahyu Adi dan Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto.

"Jadi ke depan, Pegadaian akan menawarkan program referral untuk pegawai Askrindo untuk membuka Tabungan Emas Pegadaian, serta menawarkan produk investasi untuk pegawai Askrindo dan produk lainnya yang dimiliki oleh Pegadaian," kata Andrianto.

Andrianto menjelaskan kerja sama antara Askrindo dan Pegadaian mencakup agen penjualan produk, di mana agen penjualan kedua belah pihak dapat saling memasarkan produk.

Selain itu dari MoU ini, Pegadaian dapat melakukan akuisisi penjualan produk asuransi Personal Accident dan Travel Insurance kepada agen penjualan mereka, melalui aplikasi keagenan yang dimiliki oleh Askrindo. Tidak menutup kemungkinan bahwa kolaborasi penjualan akan dilakukan pada produk-produk asuransi lain nantinya..

Sinergi BUMN yang terjalin Askrindo dan Pegadaian ini diharapkan dapat semakin menunjang upaya Askrindo dalam mengembangkan bisnis perusahaan yang secara berkelanjutan.

"Melalui penandatanganan komitmen kerja sama ini, sinergi yang telah terjalin bersama Pegadaian ini juga ke depan akan kita perluas terhadap lini layanan lainnya yang tentunya dapat mendukung upaya peningkatan layanan kedua belah pihak," kata Andrianto.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini