nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibuka Oktober, Pelamar CPNS 2019 Diprediksi 5,5 Juta Orang

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 21:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 30 320 2085661 dibuka-oktober-pelamar-cpns-2019-diprediksi-5-5-juta-orang-YdbpNCJv0R.jpg Foto: Pembekalan CPNS (Taufik/Okezone)

JAKARTA - Hari ini pemerintah mengumumkan secara resmi seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diagendakan pada Oktober 2019. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana memprediksi peserta seleksi akan mencapai 5,5 juta.

Bima Haria Wibisana yang juga Ketua Pelaksana Panitia Seleksi ASN Nasional (Panselnas) mengatakan, untuk rencana pelaksanaan seleksi CPNS pada Oktober 2019 akan dibuka dengan dua jenis pilihan, yakni seleksi CPNS dan P3K Tahap Kedua.

"Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 yang mencakup 100.000 ribu formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K Tahap Kedua, dan sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K Tahap Pertama," kata Bima di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

 Baca Juga: Menpan-RB: Dokter Romi Bisa Jadi PNS

Dari aspek infrastruktur seleksi, 108 titik lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

"Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak, oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah," katanya.

 Baca Juga: Siap-Siap, Formasi CPNS dan Pegawai Kontrak Pemerintah 2019 Ditetapkan 175.000 Pegawai

Pada pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018 total pelamar sebanyak 3.636.251 juta, dengan rincian jumlah pelamar di 76 instansi pusat mencapai 1.446.460 dan pelamar di 481 instansi daerah sebanyak 2.189.791.

 Infografis CPNS 2019

Selanjutnya formasi CPNS 2018 Provinsi Papua diberikan sebanyak 12.831 dan Provinsi Papua Barat sejumlah 6.208. Sementara untuk seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap Pertama sejumlah 51.293 peserta melampaui passing grade.

Formasi P3K Tahap Pertama ini dibuka khusus bagi tenaga honorer dengan jabatan Guru, Tenaga Kesehatan, Dosen dan Tenaga Kependidikan PTN baru, serta Penyuluh Pertanian.

Bima menyampaikan sejumlah kendala yang dialami pelamar CPNS 2018 di antaranya:

1. Database kependudukan yang tidak update, terutama kesulitan pelamar melakukan update Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) daerah dan pusat

2. Sejumlah ijazah pelamar tidak sesuai kualifikasi Pendidikan yang dipersyaratkan

3. KTP yang diunggah pelamar tidak jelas/bukan KTP asli, dan

4. Sejumlah dokumen pendukung yang dilampirkan tidak lengkap. Beberapa permasalahan ini yang menjadikan peserta tidak memenuhi syarat administrasi

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini