JAKARTA - Pengusaha yang tergabung Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) mengusulkan adanya toilet berbayar di tempat peristirahatan (rest area) jalan tol.
Dengan demikian, nantinya ada dua jenis toilet yang tersedia di setiap rest area, yakni berbayar dan gratis.
Menurut Ketua Umum Aprestindo Widie Wahyu pengelolaan toilet di rest area tidak mudah. Sebab, ongkos yang dikeluarkan untuk perawatan rutin toilet memang cukup besar.
Menurutnya, pengelola rest area memang mendapatkan tagihan dari pemerintahan daerah, mulai dari tagihan air hingga retribusi lainnya. Untuk biaya penyediaan air saja bisa mencapai puluhan juta.
"Toilet itu setiap hari ada saja yang rusak. Dan untuk yang rest area yang ramai, itu untuk air saja biayanya bisa belasan sampai puluhan juta. Belum listrik, belum lagi buat sabun, pembersih, dan sebagainya," jelas dia.
Baca Selengkapnya: Tak Lagi Gratis, Pengelola Usul Toilet di Rest Area Berbayar
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.