nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Pelarian Investasi, Harga Emas Berjangka Naik Tajam

Selasa 13 Agustus 2019 08:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 13 320 2091177 -DL9BKUj5Yd.jpg Emas (Shutterstock)

CHICAGO - Emas berjangka di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tajam di akhir perdagangan pada Senin (Selasa pagi WIB) karena ketegangan perdagangan yang berkepanjangan meningkatkan daya tarik aset-aset safe haven.

Mengutip antaranews, Jakarta, Selasa (13/8/2019), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD8,7 atau 0,58 persen menjadi menetap di USD1.517,20 per ons.

 Baca juga: Kembali Naik, Harga Emas Antam Dekati Rp750.000/Gram

Logam mulia memperpanjang reli selama perdagangan elektronik berikutnya dengan keuntungan mencapai dua digit.

 Harga Emas

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina serta prospek pertumbuhan global yang suram dengan banyak bank sentral memangkas suku bunga utama, kata para analis, mendorong investor untuk membuang aset-aset berisiko dan berbondong-bondong ke emas.

 Baca juga: Harga Emas Antam Turun Goceng ke Rp747.000/USD

Indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq, semua indeks acuan turun secara signifikan pada perdagangan pada hari Senin (12/8).

Dukungan tambahan datang dari indeks dolar AS, ukuran green back terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya yang juga turun.

 Baca juga: Pasar Saham AS Pulih, Harga Emas Turun

Ketika dolar AS melemah, harga emas dalam dolar AS biasanya naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Emas berjangka sedikit lebih rendah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Akan tetapi, mengakhiri sepekan tersebut dengan kenaikan tajam di tengah menguatnya permintaan terhadap aset-aset safe haven.

Emas berjangka untuk penyerahan pada bulan Desember naik USD51 dolar AS atau 3,5 persen dalam sepekan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan 10 persen pada sisa impor barang-barang Cina senilai USD300 miliar.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan September naik 14 sen (0,83) persen atau menjadi ditutup pada USD17,071 per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD0,1 atau 0,01% menetap di USD863,70 per ons.

1
2

Berita Terkait

Harga Emas

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini