nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UKM Indonesia Mampu Bersaing di NYNOW 2019

Kamis 15 Agustus 2019 09:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 15 320 2092121 ukm-indonesia-mampu-bersaing-di-nynow-2019-nYFUkwBjED.jpg UKM Indonesia di NY NOW 2019 (dok)

NEW YORK - Produk kerajinan furnitur Indonesia menjadi pemenang kategori Best New Product pada pameran dagang dan kriya terbesar di Amerika Utara NYNOW 2019 yang berlangsung dari 10-13 Agustus 2019 di Javits Center New York. Produk kerajinan furnitur Merapi Lounge Chair yang memenangkan penghargaan bergengsi ini didesain dan diproduksi oleh Djalin, UKM furnitur rotan alami dan sintetis dari Bandung yang dipimpin oleh Dimas Wibisono dan Sita Fitriana.

Terinspirasi dari keharmonisan spiritual keraton Yogjakarta dengan rakyatnya melalui kekayaan budaya dan warisan leluhur, Djalin merangkai kepemimpinan keraton Yogjakarta yang memadukan manusia dan alam lingkungannya tersebut melalui produk kursi lounge kontemporer berbingkai kayu dengan ‘djalinan rotan alami’. Sebelumnya terdapat 5 produk UKM Indonesia yang terpilih sebagai finalis Best New Product.

Baca juga: BI Dorong UMKM Indonesia Pasarkan Produk Secara Online


Pencapaian Best New Product ini merupakan untuk kedua kalinya bagi Indonesia. Tahun lalu, Indonesia memenangkan kategori Best New Product dengan produk batik indigo yang diciptakan oleh pengrajin Galeri Batik Jawa dari Yogyakarta. Hal ini membuktikan bahwa produk kerajinan Indonesia digemari di AS dan punya potensi besar untuk penetrasi pasar kriya AS dan global. Selain itu, Indonesia dalam dua tahun terakhir merupakan finalis untuk kategori produk ramah lingkungan.

Partisipasi Djalin didukung oleh Bekraf dan merupakan bagian dari entitas “Paviliun Indonesia” yang tahun ini mengusung 18 perusahaan kriya dari berbagai daerah di Indonesia didukung oleh KJRI New York, Bekraf, Bank Indonesia, Bank Rakyat Indonesia dan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta.

Baca juga: BI Dorong UMKM Indonesia Pasarkan Produk Secara Online

Tahun ini, paviliun Indonesia memadukan karya-karya pengrajin Indonesia yang menggabungkan nilai-nilai tradisional Indonesia dengan sentuhan kontemporer yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar AS.

Produk yang dikembangkan bervariasi mulai dari perhiasan, travel goods, fashion, hingga furniture serta home décor dari kayu, bambu, rotan. Delapan belas pengrajin tersebut yaitu Kayou (Banten), Indorisakti (Yogjakarta), Studio Dapur (Bandung), Kana Goods (Banten), Djalin (Bandung), Duanyam (Jakarta), Rengganis (Bandung), Sackai Bags (Jakarta), Satori Rattan (Cirebon), Bantal Cantik Alisya (Sumatera Selatan), Bahalap (Kalimantan Timur), Semomondeezy (Jakarta), Krema/Khalkote Permai (Papua), Nahdi Jewelry (Jakarta), Batik Chic (Jakarta), Nancy Craft (Jakarta), Kanipara (Bali), dan Galeri Batik Jawa (Yogjakarta).

“Pasar home décor AS merupakan pasar yang sangat besar dan menjanjikan bagi pengrajin/UKM Indonesia, keikutsertaan Indonesia di NYNOW melalui proses pelatihan, kurasi dan persiapan yang cukup panjang selama 6 bulan sejak Februari 2019 dengan melibatkan konsultan AS dan berbagai instansi pembina UKM/Pengrajin di Indonesia didesain untuk memperkuat market readiness para UKM Indonesia sehingga mampu bersaing dengan produk-produk dari negara lain di pasar AS” demikian disampaikan acting Konsul Jenderal RI New York, Yohannes Jatmiko terkait upaya yang dilakukan pemerintah RI untuk memajukan akses pasar UKM Indonesia ke AS.

Pengembangan model kerjasama yang terintegrasi tersebut telah terbukti pada tahun-tahun sebelumnya membuahkan hasil sesuai harapan dimana hampir seluruh pengrajin Indonesia mendapatkan buyers dengan return on investment yang tinggi dan bahkan beberapa produk pengrajin Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai best product maupun terpilih sebagai finalis untuk berbagai kategori. Target yang terus menerus diperkuat melalui pameran yang dihadiri lebih dari 25.000 buyers ini adalah branding dan peningkatan pembelian produk Indonesia oleh international buyers di pasar kerajinan terbesar di dunia ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini