Hakteknas 2019, Kemenristekdikti Targetkan 200 Penjajakan Kerjasama

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 26 320 2096611 hakteknas-2019-kemenristekdikti-targetkan-200-penjajakan-kerjasama-4vTTifUd9L.jpg Kerjasama (Discovermagazine)

DENPASAR - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan ada 200 kerjasama baru dalam gelaran Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun ini. Dalam Ritech Expo 2019 setidaknya ada 300 both yang memamerkan berbagai produk inovasi.

Ritech Expo merupakan pameran dengan menampilkan berbagai hasil riset dan inovasi di berbagai bidang teknologi dari perguruan tinggi, lembaga riset, industri, hingga para inovator dari daerah-daerah yang keseluruhannya merupakan karya anak bangsa.

 Baca juga: Wamen ESDM Beberkan 3 Kunci Peningkatan SDM Sektor Kelistrikan

Direktur Sistem Inovasi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Ophirtus Sumule menyatakan, pameran tersebut dimaksudkan menjadi tempat promosi bagi beragam produk inovasi teknologi untuk bisa menggaet kerjasama (bisnis matching) dengan dunia usaha. Sehingga bisa meningkatkan peranan teknologi di industri.

 Teknologi

"Kalau tahun lalu kan sekitar seratusan bisnis matching yang dihasilkan dari situ, kita berharap bisa menghasilkan lebih banyak bisa sampai 200 penjajakan kerjasama baru," ujarnya di sela-sela acara Hakteknas 2019 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali.

 Baca juga: Soal Teknologi, JK: Kalau Tak Dimulai Ketinggalan Terus

Dia menjelaskan, tentunya untuk sampai ke realisasi kerjasama ada banyak tahap yang perlu kembali disepakati antara inovator dan pihak industri. "Biasanya sampai kepada kerjasama kan mereka sesudah ketemu, tetap akan melakukan pertemuan-pertemuan untuk membicarakan hal-hal teknis," jelas dia.

Ophirtus menyebut, peserta pameran Ritech Expo tahun ini menawarkan produk inovasi yang berbeda dengan pameran tahun lalu. Sehingga memang teknologi dengan perkembangan terkini yang ditawarkan oleh para inovator tersebut.

"Jadi hampir 80% teknologi ini adalah hasil teknologi baru. "tu hampir semua sektor ada, mulai dari transportasi, pangan, obat-obatan kemudian ICT dan lain-lain sebagainya semua ada," imbuhnya.

 Baca juga: Wamen ESDM Beberkan 3 Kunci Peningkatan SDM Sektor Kelistrikan

Menurutnya, gelaran tahun ini mendapatkan sambutan yang baik, mengingat jumlah pengunjung yang sudah mendaftar mencapai 2.500 orang, jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang lebih dari 1.000 orang. Kata dia, hal ini juga didukung lokasi penyelenggaran yang saat ini lebih mudah diakses.

"Kalau tahun lalu memang ada kesulitan karena transportasi di Pekanbaru, tahun ini jauh lebih mudah diakses transportasinya," kata dia.

Untuk diketahui, Ritech Expo berlangsung dari tanggal 25-28 Agustus 2019. Pameran tersebut diikuti lembaga-lembaga seperti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Badan Standardisasi Nasional, Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, serta badan usaha milik negara seperti PT Dahana dan PT Industri Kereta Api (Inka).

Sementara Perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam pameran itu, di antaranya Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh November, Institut Seni Indonesia Denpasar, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, hingga Universitas Indonesia (UI).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini