nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tuna hingga Gurita Indonesia Diminati Meksiko hingga Oman

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 12:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 28 320 2097623 tuna-hingga-gurita-indonesia-diminati-meksiko-hingga-oman-Eq9iScgGml.jpg Hasil Tangkap Ikan Nelayan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat potensi transaksi ekspor sebesar USD42,62 juta dalam ajang pameran seafood terbesar, Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE), di Tokyo Big Sight, Jepang.

Pameran seafood terbesar di Jepang yang diikuti oleh sekitar 800 exhibitor dari 20 negara. Diisi sekitar 1.400 booth, JISTE dan dihadiri industri retail, food services, trading, wholesaler, distributor, dan food processing dari seluruh wilayah Jepang dan sekitarnya.

Baca Juga: Sepatu Olahraga Jadi Komoditas Ekspor Utama Indonesia, Terbanyak Dikirim ke AS

Selama tiga hari, KKP mencatat nilai potensi transaksi ekspor sebesar USD42,62 juta. Angka ini meningkat 14,67% dibandingkan nilai potensi transaksi pada pameran tahun sebelumnya.

Produk yang diminati para buyers antara lain udang jenis windu dan vaname, tuna segar dan beku, gurita, produk olahan berbasis surimi, dan unagi kabayaki. Para buyers berasal dari Jepang, AS, China, Meksiko, Taiwan dan Oman.

KKP Ikut Pameran Seafood Terbesar di Jepang

Direktur Pemasaran, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Machmud, mengatakan bahwa keikutsertaan Indonesia pada pameran JISTE bertujuan untuk meningkatkan ekspor produk perikanan ke pasar Jepang dan membuka peluang baru ekspor produk perikanan Indonesia di pasar internasional.

“Jepang merupakan mitra dagang utama kedua sebagai negara tujuan ekspor produk perikanan Indonesia setelah Amerika Serikat (AS) dengan nilai USD676,58 juta atau 13,92% dari total nilai ekspor perikanan Indonesia tahun 2018,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/8/2019).

Baca Juga: Ekspor Mete RI Tembus USD51,6 Juta pada Semester I-2019

Pada pameran JISTE kali ini, KKP mengikutsertakan 8 eksportir yang bergabung dalam Paviliun Indonesia seluas 84 m2 di South Hall 2 Booth No. BG-12. Selama pameran, eksportir Indonesia menampilkan beraragam produk perikanan antara lain fresh dan frozen tuna; preecooked, smoked dan canned tuna; value added shrimp dan tilapia; patsteurized clams, crabs dan shrimps; serta unagi kabayaki.

Selain itu, turut dilakukan penandatanganan kerja sama antara PT Perinus dengan Kaneshime Matsuda Suisan Co. Ltd. di bidang penguatan kapasitas staf bidang pengolahan ikan. Kerja sama juga dilakukan oleh PT Perinus dengan K-Laboratory di bidang penanganan dan budidaya benih sidat/belut (unagi).

Sebagai informasi, total nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada 2018 mencapai USD4,86 miliar. Jepang merupakan mitra dagang utama kedua setelah AS (USD1.876,9 juta) dengan nilai ekspor USD676,58 juta atau 13,92% dari total nilai ekspor perikanan Indonesia tahun 2018. Sementara itu, tujuan utama pasar produk perikanan Indonesia lainnya ialah Tiongkok (USD675,9 juta), ASEAN (USD520,1 juta), dan Uni Eropa (USD382,7 juta USD).

Komoditas ekspor utama perikanan Indonesia ke Jepang ialah udang (USD334,94 juta), tuna cakalang dan tongkol (USD133,26 juta), rajungan/kepiting (USD36,47 juta), dan cumi-sotong-gurita (USD17,9 juta).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini