JAKARTA - Gojek Indonesia akan mendukung penuh pemindahan ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Baca Juga: Viral Iklan Agung Podomoro Jual Properti Rp700 Juta di Ibu Kota Baru
"Gojek bisa bertumbuh seperti ini, karena mendapat dukungan dari pemerintah. Maka itu kita dukung saja pemindahan itu. Di mana layanan kami mendapatkan imbas positif kepada masyarakat," kata VP Corporate Communications Gojek Kristy Nelwan, di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Menurut dia, beberapa layanan yang menumbuhkan Gojek seperti Gopay dan Goride. Di mana pihaknya sampai saat ini mempunyai 20 layanan.
Baca Juga: Tanah di Ibu Kota Baru Dikuasai Tokoh Besar? Ini Jawaban Menteri ATR
"Kami juga akan terlalu fokus untuk membawa impact postif kepada masyarakat," ungkap dia.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil memastikan, sekitar 90% tanah yang berada di lokasi ibu kota baru merupakan milik pemerintah. Oleh sebab itu, pengadaan lahan untuk pemindahan ibu kota bukanlah hal yang sulit.

Pemerintah memang menyediakan lahan seluas 180 ribu hektare (ha) di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menjadi ibu kota baru.
"Itu lebih dari 90% merupakan tanah negara," ujarnya dalam konferensi pers di Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
(Feby Novalius)