nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rupiah Menguat di Rp14.066/USD, Investor Pantau Pertemuan The Fed

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 17:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 18 278 2106443 rupiah-menguat-di-rp14-066-usd-investor-pantau-pertemuan-the-fed-Ns0uqGJpE3.jpg Ilustrasi Rupiah (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Rupiah ditutup dengan bertahan di level Rp14.000-an per USD.

Bloomberg Dollar Index pada Rabu (18/9/2019) pukul 17.10 WIB, menunjukkan Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 33,5 poin atau 0,24% ke level Rp14.066 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.065-Rp14.084 per USD.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 30 poin atau 0,21% bergerak ke level Rp14.060 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.055-Rp14.085 per USD pada hari ini.

Sedangkan pada kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan posisi Rupiah di level Rp14.080 per USD. Melemah dibandingkan penutupan kemarin yang di level Rp14.100 per USD.

Baca Juga: Ekonomi RI Tak Lagi Dikuasai Para Konglomerat

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, Dolar AS memang mengalami pelemahan karena pasar sulit menerka hasil pertemuan FOMC Bank Sentral AS, The Fed yang akan diumumkan pada Rabu (18/9/2019) waktu setempat.

"Investor semakin sulit menerka hasil rapat komite pengambil kebijakan The Fed," ujar dia dalam riset, Rabu (18/9/2019).

The Fed awalnya diperkirakan bakal memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, melanjutkan penurunan suku bunga pada Juli 2019. Namun, proyeksi pelonggaran moneter ini semakin diragukan pasca rilisnya data penjualan ritel dan sentimen konsumen AS yang lebih kuat dari perkiraan.

Data tersebut menggambarkan ekonomi AS semakin membaik. Terlebih, didukung dengan harapan adanya penyelesaian sengketa dagang antara AS dan China, di mana kedua negara bakal melakukan pertemuan bulan depan di Washington.

"Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington dapat mencapai kesepakatan perdagangan dengan China sebelum pemilihan presiden AS," katanya.

Baca Juga: Dolar AS Lesu Jelang Keputusan The Fed

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini