JAKARTA - Pemindahan ibu kota dari Jakarta menuju Kalimantan Timur (Kaltim) digadang-gadang akan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Apalagi di Kaltim punya banyak potensi pertaian yang bisa dikembangkan.
Baca Juga: Jokowi Siapkan Anggaran Ibu Kota Pindah Rp2 Triliun pada 2020
Sebagai calon ibu kota baru, sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara ternyata memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Salah satunya, produktivitas komoditas cabai yang berlimpah.

"SobaTani, sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara akan menjadi Ibu Kota negara yang baru. Nah, wilayah ternyata memiliki potensi pertanian yang luar biasa, lho. Seperti produktivitas komoditas cabai yang berlimpah. Terimakasih PetaniKita," dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian Pertanian, Senin (23/9/2019).
Baca Juga: Menteri ATR: Tak Perlu Negosiasi untuk Ambil Lahan Konsesi Sukanto Tanoto
Penajam Paser Utara merupakan penghasil cabai rawit di Kalimantan Timur. Dengan produksi petani mencapai 10.000 ton per bulan, dia mampu memenuhi kebutuhan cabai hingga 2-3 ton per bulan. Produksi yang melimpah ini dipasok untuk Kota Balikpapan dan kota-kota lain di Kalimantan Timur.
"Melimpahnya produksi aneka cabai merupakan keberhasilan dari program pemerintahan dalam pengembangan kawasan aneka cabai dan pengawalan manajemen pola tanam," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dikutip dari Instagram Kementan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.