nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Industri Media di Tengah Era Digitalisasi

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 18:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 25 320 2109290 industri-media-di-tengah-era-digitalisasi-NEA7V0V5UU.jpg Industri Media di Tengah Era Digital. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Perkembangan era digital disebut-sebut akan mengerus industri. Tak terkecuali industri media baik itu cetak maupun televisi.

Menanggapi hal tersebut, Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menilai, tidak sepenuhnya perkembangan digital bisa menggerus industri media televisi. Pasalnya, kinerja perusahaan sekira 45% pendapatannya berasal dari iklan di TV.

Baca Juga: China Bikin Matahari Buatan dan Jepang Menuju Industri 5.0, Indonesia di Mana?

Saat ini media digital MNC Group mulai tumbuh 16% dan tiga tahun ke depan bertambah jadi 25%. Namun demikian, media digital tetap tidak bisa menyingkirkan TV karena merupakan satu-satunya platform yang bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

"Orang bilang digital tumbuh, memang tumbuh," ujarnya dalam acara Investor Gathering di iNews Tower, Jakarta, Rabu (25/19/2019).

Hary Tanoe

Apalagi, katanya Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas daerahnya. Selain itu, akses internet yang ada saat ini juga masih belum mengakses seluruh daerah di Indonesia

Sebab menurut Hary Tanoe, pertumbuhan media digital tidak akan melesat jika tanpa didukung oleh koneksi internet yang merata di Indonesia. Selain itu kualitas jaringan dan kecepatan internet tinggi, dan tentunya dapat diperoleh dengan harga yang murah.

Baca Juga: Masuki Era Industri 4.0, Menteri Bambang: Sertifikasi Akan Tingkatkan Standar Upah

"Internet juga tidak akan bisa menyalip TV selama kualitas konektivitasnya masih belum sempurna dan selama masih mahal," ucapnya.

Sebagai gambaran, saat ini audience share TV milik MNC Group lebih dari 41% dengan basis pemirsa lebih dari 100 juta jiwa. Angka ini sangat besar karena hampir setengah penduduk Indonesia yang berjumlah 260 juta jiwa menjadi pemirsa TV milik MNC Group.

"YouTube itu basis registered user ya bukan pemirsa, itu 95 juta. Kalau MNC Group basis pemirsanya itu 41% atau lebih dari 100 juta pemirsa," ucap Hary Tanoe.

"Market share iklan TV untuk MNC Group 45%. Artinya 45% yang dari seluruh iklan di TV itu larinya ke TV nya MNC Group," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini