Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap-Siap, Menteri Basuki Segera Buka Sayembara Desain Ibu Kota Baru

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 26 September 2019 |11:20 WIB
Siap-Siap, Menteri Basuki Segera Buka Sayembara Desain Ibu Kota Baru
Menteri PUPR Basuki Hadimudjono (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membuka sayembara untuk membuat desain kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Nantinya semua pihak baik swasta maupun elemen masyarakat lainnya bisa mengikuti sayembara tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan desainnya nantinya harus menyangkut pada 3T yaitu kota yang memiliki toleransi, top tallent dan teknologi. Menurut Basuki, ketiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain.

 Baca juga: Sri Mulyani Wajibkan BI hingga OJK Ada di Ibu Kota Baru

“Kita ada 3T Toleransi dan teknologi harus ada di sana. Kalau birokrat dan politis saja itu akan sepi kotanya enggak akan hidup,” ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/9/2019) malam.

Basuki Hadimoeldjono

Menurut Basuki, desain ibu kota baru juga harus berkelanjutan untuk waktu yang lama. Artinya ibu kota baru ini tidak hanya bertahan lima atau sepuluh tahun saja melainkan juga harus seratus tahun akan datang.

 Baca juga: Begini Penggunaan APBN untuk Bangun Ibu Kota Baru

“Kita mempelajari 92 pemindahan ibu kota yang jelas kota ini harus bisa. Harus jadi world top tallent,” ucapnya.

Nantinya lanjut Basuki, ada 11 orang yang akan menjadi dewan juri. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akan terlibat menilai hasil sayembara desain ibu kota baru.

"Juri kita ada banyak. Ada Ridwan Kamil. Mereka nanti akan menilai desain dari individu maupun tim. Kita terbuka," ucapnya

 Baca juga: Bocoran Lokasi Istana Negara hingga Gedung DPR di Ibu Kota Baru

Selain Ridwan Kamil masih ada beberapa juri lagi yang akan ikut serta menilai desain ibu kota baru. Adapun 10 nama juri lainnya ada Imam Santoso sebagai Ketua Satgas Perencana Pembangunan Infrastruktur, selanjutnya ada Andy Siswanto sebagai Praktisi Urban Desain.

Lalu ada Gunawan Tjahjo sebagai Ahli Bidang Arsitektur, ada Nyoman Nuarta sebgai Praktisi Patun. Kemudian ada Danana Prihatmojo selaku Perancang Kota (IARKI), lalu ada Ikaputra sebagai Ahli Bidang Arsitektur.

Lainnya ada Daliana Suryawinata sebagai Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), lalu ada Denny Zulkaidi sebagai Ikatan Ahli Planologi, kemudian ada Wendu Nuryati sebgai Ahli Bidang Arsitektur dan terkakhir Masjaya sebgai Dosen Universitas Mulawarman.

Proses sayembara sendiri akan diumumkan dan dibuka pendaftaran pada masa waktu 2-11 Oktober 2019. Proses sayembara akan berlangsung dari 11 Oktober hingga 22 Desember 2019.

Pengumuman dan penetapan pemenang sayembara ini akan dilakukan pada 23 Desember 2019. Setelah itu pada periode 1 Januari-31 Agustus 2020 akan dilakukan penyusunan urban design.

Seiring dengan itu, pemerintah juga membuka sayembara untuk taraf internasional pada 1 Januari-31 Maret 2020. Barulah pada 1 April-31 Agustus 2020 dilakukan pengayaan rancangan kota hasil sayembara nasional oleh ahli internasional.

“Untuk memperoleh berbagai ide memlalui partisipasi luas oleh seluruh masyarakat. Akhir tahun diharapkan dari sayembaea itu diharapkan tiga yang akan terpilih,” jelasnya

Saat ditanya mengenai hadiahnya, Menteri Basuki tidak menjawab secara rinci. Namun yang pasti akan ada hadiah yang didapat selain karyanya akan dipakai untuk pembangunan ibu kota baru.

“Belum, belum (diumumkan hadiahnya apa),” ucapnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement