nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Naik Berturut-turut di Tengah Pelemahan Dolar AS

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 03 Oktober 2019 08:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 03 320 2112254 harga-emas-naik-berturut-turut-di-tengah-pelemahan-dolar-as-eBXWeMeqyN.jpg Ilustrasi Harga Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik dala dua hari berturut-turut di perdagangan Rabu waktu setempat. Kenaikan harga logam mulia didorong oleh penurunan pasar saham di Amerika Serikat (AS) dan melemahnya dolar.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD18,9 atau 1,27% menjadi ditutup pada USD1.507,9 per ounce. Demikian dikutip dari Xinhua, Kamis (3/10/2019).

Emas

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang lainnya turun 0,13%. Dengan demikian, emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS.

Berarti jika dolar menguat, emas berjangka akan jatuh karena emas, dihargai dalam dolar AS, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Baca Juga: Harga Emas Berkilau di Tengah Melemahnya Dolar AS dan Bursa Saham

Kemudian Dow Jones Industrial Average turun 494,42 poin atau 1,86%. Indeks S&P 500 turun 52,64 poin atau 1,79% dan Nasdaq Composite Index turun 123,44 poin atau 1,56%.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas A.S. Ketika pasar saham sedang naik, investor mungkin berhenti membeli aset safe-haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 38,1 sen, atau 2,2 persen menjadi ditutup pada USD17,683 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari naik 8,3 dolar AS, atau 0,94% menjadi USD894,4 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini