nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Jack Ma Sudah Kepikiran Pensiun Sejak 2004

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 20:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 18 320 2118762 cerita-jack-ma-sudah-kepikiran-pensiun-sejak-2004-IpRIwGgtb9.jpg Pendiri Alibaba Jack Ma (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Ketika pendiri Alibaba Jack Ma memutuskan untuk pensiun bulan lalu, menurutnya itu bukan keputusan yang mudah.

Pria berusia 55 tahun itu mengumumkan pada September 2018 bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai ketua eksekutif dalam waktu 12 bulan. Dan itu adalah rencana yang ada dalam pikirannya selama lebih dari satu dekade.

Baca Juga: 5 Endorser Termahal di Medsos, Ternyata Nilainya Triliunan

Melansir dari CNBC, Jumat (18/10/2019), Jack Ma mengatakan bahwa ia pertama kali berpikir untuk pensiun pada 2004, ketika seorang pemodal ventura mengatakan kepadanya bahwa dia tidak memenuhi syarat sebagai CEO.

"Hari itu saya mulai berpikir saya harus mempersiapkan pensiun saya," kata Ma kepada hadirin di Singapura.

Jack Ma

Jack Ma sering mengatakan bahwa dia ingin perusahaan yang dia dirikan pada 1999 itu dapat bertahan selama 102 tahun, untuk jangka waktu tiga abad. Untuk membantu mewujudkan visi itu, Ma mengatakan bahwa dia dan timnya mengembangkan sistem kepemimpinan yang kuat, yang menghargai cara berpikir dan kerja yang baru.

“Jadi dalam 10 tahun terakhir, kami mencoba membangun sebuah sistem, Sebuah sistem yang memiliki kepemimpinan yang tepat sistem yang dapat membuat, dapat membuat, dan dapat menemukan, dapat melatih banyak pemimpin,” jelasnya.

Jack Ma

Ma, yang digantikan sebagai ketua eksekutif oleh CEO Grup Alibaba Daniel Zhang, mengatakan dia sekarang merasa percaya diri karena perusahaan yang memiliki strategi kepemimpinan yang kuat di tempat yang dapat bertahan selama beberapa dekade mendatang.

“Perusahaan harus bergantung pada sistem kepemimpinan. Ini budaya. Itu orang-orangnya. Ini adalah sistem yang membuat perusahaan tetap hidup selama 102 tahun. Bukan hanya satu orang," ujar Ma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini