Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diisukan Jadi Kepala BKPM, Sandiaga Uno Makan di RM Yuli Pangkalpinang

Delia Citra , Jurnalis-Senin, 21 Oktober 2019 |19:06 WIB
Diisukan Jadi Kepala BKPM, Sandiaga Uno Makan di RM Yuli Pangkalpinang
Sandiaga Uno di Bangka (ig)
A
A
A

JAKARTA - Pengusaha Sandiaga Uno diisukan akan masuk kejajaran kabinet kerja jilid II. Pasalnya, beredar dirinya menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Namun, di tengah para calon Kabinet Kerja Jilid II dipanggil ke Istana di manakah Sandiaga Uno?

 Baca juga: Jadi Calon Menteri, Edhy Prabowo Punya Kekayaan Rp4,56 Miliar

Berdasarkan postingan akun instagram @sandiuno, Jakarta, Senin (21/10/2019), Tepat pada hari ini, Sandiaga menuju Kepulauan Bangka Belitung untuk menandatangani kerjasama antara OK OCE dengan Pemprov Bangka Belitung.

 Sandiaga uno (ist)

Tidak hanya itu, Sandiaga juga akan mengisi seminar kewirausahaan dan juga akan mengisi kuliah umum di STMIK Atma Luhur, Pangkal Pinang.

 Baca juga: Komut Adhi Karya Fadjroel Rachman Dipanggil Jokowi, Siapa Dia?

Setibanya, di Pangkal Pinang, dia langsung datang ke rumah makan. Di mana dirinya mencicipi masakan Rumah Makan Yuli yang ada di kawasan Pangkal Baru, rekomendasi dari Pak Gubernur Erzaldi Rosman.

"Menyicip masakan di Rumah Makan (RM) Yuli yang ada di kawasan Pangkalan Baru, rekomendasi dari Pak Gubernur Erzaldi Rosman. Rasanya mantap, harganya terjangkau," dikutip dari instagramnya.

 Baca juga: Airlangga Hartarto Sudah Dipanggil ke Istana, Begini Rekam Jejaknya

Di dalam postingan tersebut, Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa usaha-usaha seperti ini yang harus didukung agar ekonomi masyarakat menggeliat dan lapangan kerja semakin terbuka luas.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement