nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Kabinet Indonesia Maju, Rupiah Kian Menguat ke Rp14.031/USD

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2019 17:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 23 278 2120829 ada-kabinet-indonesia-maju-rupiah-kian-menguat-ke-rp14-031-usd-OitKIuF1SQ.jpg Rupiah Menguat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian menguat pasca pelantikan-menteri yang tergabung Kabinet Indonesia Maju. Rupiah ditutup di level Rp14.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index pada Rabu (23/10/2019) pukul 17.42 WIB, menunjukkan Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 9 poin atau 0,06% ke level Rp14.031 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.015-Rp14.060 per USD.

 Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp14.040/USD Sambut Wajah-Wajah Calon Menteri Ekonomi

YahooFinance mencatat Rupiah menguat 7 poin atau 0,04% bergerak ke level Rp14.030 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.014-Rp14.060 per USD pada hari ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo yang didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin baru saja mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju periode pemerintahan 2019–2024. Sambil lesehan di beranda Istana Merdeka, Jokowi memanggil satu per satu para pengisi kabinet tersebut.

 Baca Juga: Tujuh Pesan Jokowi untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju

Setelah selesai memperkenalkan jajaran Kabinet Indonesia Maju ke hadapan publik, Jokowi pun memberikan sedikit wejangan. Pesan-pesan tersebut ia sampaikan dalam tujuh poin.

"Pertama, jangan korupsi. Menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi. Kedua, tidak ada visi-misi menteri, yang ada visi-misi presiden-wakil presiden," ucap Jokowi di Istana Merdeka.

Diperkenalkan Satu per Satu, Ini Dia Para Menteri Kabinet Indonesia Maju [4]

Ia melanjutkan, pesan yang ketiga adalah semua harus kerja cepat, kerja keras, dan bekerja yang produktif. Keempat, jangan terjebak pada rutinitas yang monoton.

"Kelima, kerja yang berorientasi pada hasil nyata. Kemarin di dalam pelantikan sudah saya sampaikan. Tugas kita hanya menjamin send, tapi deliver. Keenam, selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya," ujarnya.

Kemudian yang ketujuh, kata Jokowi, semua harus serius dalam bekerja. "Saya pastikan yang tidak serius, tidak sungguh-sungguh, saya sudah berikan semua, hati-hati, bisa saya copot di tengah jalan," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini