nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

8 Fakta Erick Thohir Gantikan Rini Soemarno, BUMN Bakal "Dibersihkan"

Delia Citra, Jurnalis · Senin 28 Oktober 2019 06:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 25 320 2121721 fakta-erick-thohir-gantikan-rini-soemarno-bumn-bakal-dibersihkan-Z7Y3jFnCOF.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Erick Thohir menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2019-2024. Dirinya menggantikan menteri sebelumnya Rini Soemarno.

Pada upacara serah terima jabatan (sertijab), Rini Soemarno resmi menyerahkan jabatan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada Erick Thohir. Erick Thohir pun resmi menjadi Menteri BUMN selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Surya Tjandra Jadi Wamen ATR, Jokowi Beri Target 1 Tahun Selesaikan Sengketa Lahan

Okezone merangkum fakta-fakta mengenai Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, Senin (28/10/2019).

1. Erick Thohir Bakal Bersih-Bersih BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan sinyal untuk bersih-bersih pada Kementerian dan juga perusahaan milik negara. Hal itu diungkapkan Erick dalam acara serah terima jabatan Menteri BUMN dari Rini Soemarno kepada Erick Thohir.

Menurut Erick, dirinya akan melakukan evaluasi total kepada Kementerian dan perusahaan BUMN. Evaluasi yang akan dilakukan oleh Erick meliputi kinerja hingga manajemen dari perusahaan plat merah.

Bertempat di Gedung HighEnd, Erick Thohir Pimpin Rapat Perdana Tim Jokowi-Ma'ruf Amin

“Ya pasti (evaluasi kinerja). Sudah seyogyanya kalau saya baru di sini pasti saya akan evaluasi total, baik mengenai kinerja, menajemen tanpa ada prasangka-prasangka,” ujarnya.

2. Kinerja Tak Bagus, Erick Thohir Siap Dicopot

Erick Thohir berjanji akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugasnya. Bahkan Erick sendiri siap melepaskan jabatannya di tengah jalan jika dianggap kinerjanya kurang bagus selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Lantik 2 Wamen BUMN, Jokowi Berharap Ada Lompatan Besar

Menurut Erick, Presiden Joko Widodo pun bahkan sudah mengatakan hal tersebut kepada dirinya ketika ditawari sebagai Menteri. Oleh karena itu untuk menjaga kepercayaan Presiden dirinya mengaku akan menjalankan tugas sebaik-baiknya.

“Semua menteri harus siap dicopot, saya siap dicopot, karena komitmen kita untuk bangsa yang besar,” ujarnya.

3. Erick Thohir Butuh 3 Wamen di BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka peluang merekrut jabatan wakil menteri. Dirinya memberi sinyal bisa saja ada lebih dari satu wakil menteri yang akan membantu tugasnya di Kementerian BUMN.

Alasanya mengapa ada lebih dari satu wakil menteri karena tugas di Kementerian BUMN cukup berat. Ada banyak sekali perusahaan BUMN yang harus diperhatikan satu per satu.

Ditambah lagi, Presiden Joko Widodo memberikan kebebasan kepada para menteri untuk menunjuk dan memilih jumlah wakil menteirnya masing-masing. Jokowi menawarkan untuk memberikan lima wakil menteri kepada Erick Thohir.

"Ya kalau 142 (perusahaan) bisa dua (Wamen) bisa tiga. Bahkan Pak Presiden bilang kalau perlu lima ya dikasih, tapi kan kita lihat lah. Kan di sini ada juga Pak Sesmen, deputi udah ada tugasnya sinkronisasi," ujarnya.

4. Tugas Pertama Percepat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Erick Thohir tak mau berleha-leha dan memilih untuk langsung tancap gas. Usai melakukan serah terima jabatan dengan Rini Soemarno, dirinya ingin langsung segera menyelesaikan tugas yang sudah menumpuk.

Salah satu fokusnya adalah proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Menurutnya, proyek yang sudah tunggu-tunggu oleh masyarakat harus dipercepat pengerjaannya.

“Pasti kan banyak hal-hal yang kita harus segera tuntaskan, misalnya mengenai contoh Kereta Cepat Bandung,” ujarnya.

5. Utang BUMN Numpuk, Bagaimana Erick Thohir?

Erick Thohir buka suara tentang utang perusahaan plat merah yang menggunung. Berdasarkan data pada semester I-2019, utang BUMN mencapai Rp3.776,2 triliun.

Menurut Erick Thohir, masyarakat jangan melihat dari jumlah utangnnya. Akan tetapi, bagaiamana uitang itu bisa digunakan untuk kepentingan yang bermanfaat.

“Saya rasa gini lo. Kita jangan terjebak juga, (berprasangka) utang itu salah,” ujarnya.

Menurut Erick, yang berbahaya dan negatif ketika utang justru dikorupsi. Hal tersebut sangat merugikan, di satu sisi negara tidak menikmati utang tersebut, tetapi malah masih diharuskan untuk membayar.

6. Erick Thohir Sulap Sarinah Lebih Modern

Erick Thohir terang-terangan akan merombak sistem bisnis dari perusahaan milik negara yang dinilai jadul. Namun perombakan ini akan dilakukan sesuai karakter masing-masing BUMN.

Salah satu contohnya model bisnis PT Sarinah (Persero). Alasan kenapa dirinya ingin mengubah model bisnis Sarinah, karena konsepnya sudah ketinggalan zaman.

"Sarinah misalnya. Gitu orang di era e-commerce kita masih menjual ritel seperti old days,” ujarnya.

7. Jadi Menteri BUMN, Erick Thohir Mundur dari Mahaka

Erick Thohir memutuskan mundur dari jabatannya di PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) sebagai komisaris utama.

Pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat tertanggal 22 Oktober 2019. Demikian seperti dikutip keterbukaan informasi BEI.

"Menyampaikan keterbukaan informasi bahwa Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri Bapak Erick Thohir dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Perseroan melalui surat tertanggal 22 Oktober 2019," tulis Direktur Utama Mahaka Media Adrian Syarkawi.

8. Wamen BUMN

Erick Thohir mempunyai dua wakil menteri (wamen) BUMN yang akan membantunya bekerja dalam lima tahun ke depan.

Mereka adalah Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka.

Setelah pengumuman, Jokowi juga langsung melantik mereka sebagai wamen Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. (fbn)

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini