nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mentan: Sudah Dialihfungsikan, Tetap Akan Dihitung Lahan Sawah

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 13:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 31 320 2124070 mentan-sudah-dialihfungsikan-tetap-akan-dihitung-lahan-sawah-OEuCgD16lm.jpg Mentan dengan Kepala BPN. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil mengatakan luas lahan baku sawah akan mengalami penambahan dibanding data yang dikeluarkan dalam Ketetapan Menteri ATR/Kepala BPN-RI No 339/2018 tanggal 8 Oktober 2018, yakni seluas 7,1 juta ha.

Baca Juga: Mentan Syahrul dan Sofjan Djalil Samakan Data Lahan Persawahan

Hal itu tersebut disampaikan Sofyan usai bertemu dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terkait menyamakan persepsi dan data tentang lahan baku sawah.

Pertanian

"Pada 1 Desember 2019 nanti, akan ada perbaikan. Ada penambahan luas," ujar dia di Kantornya, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga: Mentan Targetkan Tidak Ada Lagi Daerah Rentan Rawan Pangan dalam 1 Tahun

Menurut dia, selama ini perhitungan luas lahan baku sawah menggunakan citra satelit. Namun, penggunaan data satelit pasti akan terjadi deviasi penyimpangan.

"Oleh karenanya kita cek ke lapangan bersama-sama, sekarang hasilnya sudah ada kesepakatan. Tinggal ditetapkan, dirapatin bersama sekarang tak ada dispute atau perselisihan lagi," ungkap dia.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan, ke depannya Kementan akan menggunakan satu data luas lahan baku sawah sesuai lapor Kementerian ATR.

"Jadi, nantinya lahan sawah yang sudah dialih fungsikan akan tetap dihitung sebagai lahan sawah. Beberapa lahan alih fungsi seperti jadi lahan tembakau, dan tanaman lainnya. Dan republik ini punya satu data tentang pertanian," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini