nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Naik MRT Bisa Pakai Handphone, Begini Caranya

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 20:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 320 2124320 naik-mrt-bisa-pakai-handphone-begini-caranya-nK595ZAeUI.jpg Proyek MRT Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Masyarakat bisa membayar atau membeli tiket MRT Jakarta lewat scan QR Code saja. Hal tersebut menyusul akan diluncurkannya aplikasi baru untuk mendorong penggunaan pembayaran digital.

Rencananya aplikasi tersebut akan diluncurkan paling cepat pada akhir November 2019. Dengan diluncurkannya aplikasi baru ini secara otomatis aplikasi yang lama akan ditarik kembali.

Baca Juga: Mengintip Progres Terkini MRT Jakarta Fase II, Ada Jalur Kereta Bertingkat

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan dengan adanya aplikasi tersebut nantinya para penumpang bisa membayar lewat aplikasi dompet digital. Saat ini sudah ada tiga dompet digital yang bisa digunakan untuk bayar MRT Jakarta.

Ketiga dompet digital itu adalah Ovo, Dana, dan LinkAja. Sementara untuk GoPay sebenarnya juga akan diajak untuk masuk, hanya saja proses kerja samanya masih belum final.

Begini Suasana Stasiun MRT Benhil saat Pemadaman Listrik 

"Sudah ada tiga. Ada Ovo, dana dan linkaja. Gopay belum mencantumkan karena belum PKS. Jadi belum final. Kita harapkan segera empat akun pembayaran ini bisa kerjasama. So far sudah tiga satu lagi kita tunggu," ujarnya dalam acara paparan di Kawasan Cipete, Jakarta, Kamis (31/10/2019)

Menurut William nantinya untuk teknis pembelinya, masyarakat harus memilih dulu tiketnya dengan memilih stasiun tujuan dan pemberangkatan. Setelah itu, calon penumpang tinggal memilih metode pembayaran yang digunakan. Setelah itu, saldo dompet digital akan terpotong dengan sendirinya. Jika sudah bayar, penumpang tinggal melakukan scan QR Code di gate masuk MRT.

William menambahkan dengan adanya aplikasi baru ini, pihaknya juga bakal membangun sistem gate untuk QR Code yang masih satu pembayaran menggunakan kartu. Tapi, tahun depan, perusahaan bakal membuat gate antara bayar pakai scan QR code dan kartu berbeda.

"Rencananya pemasangan sistem scan QR code pada Oktober. Tapi karena ada penundaan tender, jadi ditargetkan November," jelasnya

Selain itu lanjut William, pada aplikasi ini juga nantinya MRT Jakarta akan menyediakan berbagai fitur pendukung seperti jadwal keberangkatan dan tarif tiap rute. Harapannya, penumpang bisa mendapatkan informasi tentang ketepatan MRT Jakarta dalam satu aplikasi.

"Kenapa kita gunakan aplikasi? Ini adalah moda pelengkap dari kartu yang sudah ada. Segera MRT juga akan dapat izin dari Bank Indonesia untuk multitrip. Ini lebih cepat dari kartu perbankan," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini