Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Bergerak Dua Arah di Akhir Pekan

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 01 November 2019 |17:41 WIB
Rupiah Bergerak Dua Arah di Akhir Pekan
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak mixed pada penutupan perdagangan sore di awal November 2019. Rupiah masih berkutat di Rp14.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index pada Jumat (1/11/2019) pukul 17.35 WIB, menunjukkan Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat tipis 4 poin atau 0,03% ke level Rp14.038 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.036-Rp14.071 per USD.

Baca Juga: Rupiah Tekan Dolar AS ke Rp14.004/USD

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 32 poin atau 0,22% ke level Rp14.035 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.003-Rp14.067 per USD pada hari ini.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, penurunan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, tidak berpengaruh signifikan pada pergerakkan nilai tukar Rupiah. Lantaran, pasar sudah memperkirakan pelonggaran moneter tersebut.

"Penurunan suku bunga The Fed memang sudah di price in pasar," ujar Perry di Kantor Pusat BI, Jakarta.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

Kebijakan yang sudah terukur oleh pasar itu, membuat investor asing tetap menanamkan dananya di Tanah Air. Kepercayaan investor pada Indonesia juga semakin didukung karena fundamental perekonomian yang terjaga.

Sehingga mekanisme pasar dalam negeri terus bergerak dan berkembang dengan baik secara supply dan demand. Hal ini juga tidak terlepas dengan didorong perbankan maupun pelaku usaha.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement