Share

Kemenhub Ungkap Ada Monopoli di 4 Trayek Tol Laut, Ini Daftarnya

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 01 November 2019 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 01 320 2124656 kemenhub-ungkap-ada-monopoli-di-4-trayek-tol-laut-ini-daftarnya-No4YPgY0ph.jpg Tol Laut (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan membeberkan beberapa trayek tol laut yang memiliki potensi monopoli paling besar. Beberapa kasus terjadi di wilayah Timur Indonesia seperti Papua dan Maluku.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Wisnu Handoko mengatakan, daerah-daerah timur tersebut merupakan daerah yang paling banyak dituju dari tol laut.

"Rata-rata laporannya karena disana pengirimannya paling besar. Di Maluku dan Papua karena pengirimannya paling besar. Kan trayek paling besar disana," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

 Baca Juga: Tol Laut Dikuasai Swasta, Menhub: Disinyalir Ada Penguasaan Barang

Adapun beberapa trayek di wilayah Papua yang biasa menjadi praktik monopoli Namlea, Saumlaki, dan Dobo di Maluku. Sementara Pelabuhan Wasior di Papua juga menjadi salah satu pelabuhan yang diduga mengalami monopoli.

"Ada empat trayek ada Namlea, Saumlaki, Dobo sama Wasior," ucapnya.

 Baca Juga: Menhub: Tol Laut dan Angkutan Perintis di Maluku Akan Ditingkatkan

Saat ditanyai mengenai nama perusahaannya, Wisnu belum mau menyebutkan nama nama pemain monopoli barang tersebut. Meskipun diakuinnya jika nama nama perusahaan tersebut sudah ada ditangan Kementerian Perhubungan

"Perusahaan yang monopoli sudah diketahui. Nanti akan kita sampaikan," ucapnya.

 Tol Laut

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo mengungkapkan kejengkelannya mengenai distribusi barang melalui tol laut. Karena saat ini distribusi barang disebut sebut hanya dikuasai oleh pihak-pihak tertentu saja.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya tidak mampu bekerja sendiri untuk mengawasi penyelenggaraan tol laut. Oleh karenannya, diperlukan untuk peran dari Pemerintah Daerah untuk awasi titik-titik yang jauh

 Budi Karya

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu menyebutkan jika daerah yang mengarah pada monopoli ini terjadi terutama di wilayah Maluku. Bahkan dirinya sudah mencium adanya penguasaan barang secara berlebihan sejak lama.

Secara rinci, dia akan kembali melaporkan hasil identifikasi lebih lengkap kepada Jokowi. Termasuk sederet solusi untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Kami akan klarifikasi. Kita pikir dukungan presiden kepada tol laut luar biasa. Saya ucapkan terima kasih, kami akan cari bentuk-bentuk yang lebih intens, yang baik," jelasnya beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini