nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenpan RB Rancang Manajemen Talenta ASN Sambut Era 5.0

Delia Citra, Jurnalis · Minggu 03 November 2019 14:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 03 320 2125167 kemenpan-rb-rancang-manajemen-talenta-asn-sambut-era-5-0-KpgQyN3P8O.jpg CPNS (Setkab)

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pendaftaran akan mulai berlangsung pada tanggal 11 November 2019 secara online melalui SSCASN BKN.

Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. Pendaftaran dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah dengan total jumlah alokasi formasi sebanyak 37.425 untuk instansi pemerintah pusat dan 114.861 untuk instansi pemerintah daerah.

 Baca juga: 5 Fakta Menarik CPNS 2019, Jakarta Paling Banyak Buka Lowongan

Dengan dibukanya rekrutmen CPNS tersebut, melalui akun istagram resminya @sekretariat.kabinet menginformasikan bahwa Sekretariat Kabinet kembali menghadiri Forum Tematik Bakohumas dengan tema Manajemen Talenta ASN Menuju SMART ASN 2024.

 PNS

"Sekretariat Kabinet sebagai anggota aktif Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) kembali menghadiri Forum Tematik Bakohumas. Kali ini diselenggarakan oleh Kementerian PANRB, dengan tema "Manajemen Talenta ASN Menuju SMART ASN 2024," dikutip dari Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Minggu (03/11/2019).

 Baca juga: Pendaftaran CPNS Dibuka Lagi, Simak 6 Faktanya: Dibuka 14 Hari

Dari forum tersebut, dipaparkan bahwa Kementerian PANRB sedang merancang program bernama Manajemen Talenta ASN. Latar belakang diadakannya forum tersebut juga dikarenakan saat ini sudah memasuki era 5.0.

"Karena era 4.0 adalah era digitalisasi, sedangkan era 5.0 adalah eranya manusia dan mesin bekerja sama dan bersinergi," kutip akun tersebut.

 Baca juga: Kabupaten Bangli Mundur, Rekrutmen CPNS 2019 Menyisakan 461 Daerah

Program ini membuat para ASN di seluruh Indonesia mengetahui kemampuan dan kompetensinya, melalui beberapa rangkaian tes. Dengan begitu, pembagian kerja tiap ASN akan tepat sasaran. Selain itu, program ini juga memungkinkan ASN dapat bekerja lintas instansi, jika suatu instansi membutuhkan orang dengan kompetensi yang dimiliki ASN tersebut.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini