Kemenkumham Buka Lowongan 2.875 Formasi Penjaga Tahanan untuk Lulusan SLTA

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Senin 04 November 2019 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 04 320 2125427 kemenkumham-buka-lowongan-2-875-formasi-penjaga-tahanan-untuk-lulusan-slta-xIYX3sPQBo.jpg Ilutsrasi: CPNS (Foto: Setkab)

JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) membuka 4.598 formasi untuk perekrutan CPNS Tahun 2019 ini. Hal tersebut tercantum dalam pengumuman yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Bambang Rantam Sariwanto, selaku Ketua Panitia Seleksi Pengadaan CPNS Kementerian Hukum dan HAM tertanggal 1 November 2019

Alokasi formasi dalam rekrutmen tahun 2019 terdiri atas lulusan cum laude sebanyak 87 formasi, penyandang disabilitas sebanyak 19 formasi. Tak hanya itu, terdapat sebanyak 180 formasi bagi putra/putri Papua dan Papua Barat, serta sebanyak 4.312 formasi untuk umum.

Baca juga: Jokowi Mau Hapus Eselon, Jabatan Apa Saja yang Bisa Dipangkas?

Sementara dari total formasi yang disediakan, rekrutmen terbanyak disediakan untuk formasi Penjaga Tahanan. Rekrutmen tersebut dibuka untuk 2.875 formasi bagi lulusan SLTA/Sederajat, demikian seperti dilansir dari laman resmi Setkab, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Adapun persyaratan utama bagi mereka yang berminat untuk mengisi formasi di Kementerian Hukum dan HAM di antaranya, yaitu tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan. Selain itu, pelamar tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau pegawai swasta.

cpns

Hal lainnya, yaitu pelamar tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis, serta memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.

Usia pada saat melamar (terhitung per tanggal 1 November 2019) bagi SLTA, yaitu minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun 0 bulan 0 hari. Sementara tinggi badan untuk pelamar jabatan penjaga tahanan dan jabatan pemeriksa keimigrasian, yaitu pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

Adapun tahapan Seleksi SLTA/Sederajat bagi formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian/Pemula), yaitu melalui seleksi administrasi yang terdiri dari verifikasi dokumen persyaratan yang diunggah melalui laman SSCASN, serta melakukan verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan.

cpns

Kemudian, melalui tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40%. Lalu, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan bobot 60% yang terdiri dari Kesamaptaan dengan bobot 60% dan Wawancara Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK) dengan bobot 40%.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN mulai tanggal 11 – 25 November 2019 dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) peserta dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepala keluarga pada Kartu Keluarga (KK) atau Nomor Kartu Keluarga (KK). Ditegaskan dalam pengumuman tersebut bahwa pendaftaran dan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan keputusan Panitia Seleksi tidak dapat diganggu gugat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini