nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Belanja Online, 82% Pengguna Jadi Kenal Dompet Digital

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 18 November 2019 14:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 18 320 2131255 marak-belanja-online-82-pengguna-jadi-kenal-dompet-digital-9w1mOI0pwo.jpg Investasi Aja Dulu (Foto: Okezone.com/Giri hartomo)

JAKARTA – Belanja online telah menjadi bagian dari pola hidup konsumen. Uniknya, dari fenomena tersebut konsumen secara tidak langsung teredukasi adanya dompet digital.

Berdasarkan, Hasil studi berjudul "Dampak Tokopedia terhadap Perekonomian Indonesia" oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) pada 2018-2019 menyebutkan bahwa Tokopedia telah membantu 78% pengguna menjadi lebih paham terhadap produk investasi digital. Selain itu, sekitar 82% dari pengguna juga menjadi semakin paham dalam menggunakan dompet digital.

 Baca juga: Nilai Transaksi Harbolnas 2018 Capai Rp6,8 Triliun

"Hasil tersebut menunjukkan kontribusi positif Tokopedia dalam meningkatkan literasi dan inklusif keuangan di Indonesia," ucap AVP of Fintech Tokopedia Samuel Sentana, dalam kampanye #InvetasiAjaDulu yang menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi (APRDI) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengapresiasi langkah inisatif Tokopedia dalam meningkatkan literasi dan inklusif keuangan melalui gerakan kampanye ini. Dia berharap dalam perjalanannya ke depan akan sukses dan lancar memberikan dampak positif bagi pasar modal di Tanah Air.

 Baca juga: YLKI Blak-blakan soal Aduan saat Harbolnas

"Kami memandang ini suatu inisiatif menarik dan juga positif, BEI sebagai penyelenggara perdagangan akan terus mendorong peningkatan inklusif keuangan yang ditargetkan kepada kelompok milenial kita terutama dalam investasi. Kami sambut baik inisiatif dan kerjasama tokopedia," ucapnya.

Hasan menambahkan, BEI sebagai penyelenggara perdagangan dan regulator di pasar modal Indonesia, mendorong peningkatan literasi dan inklusif keuangan khususnya pada generasi milenial terutama untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Karena saat ini minat generasi milenial untuk berinvestasi masih sangat rendah.

 Baca juga: Fakta Harbolnas 2018, dari Target Rp7 Triliun hingga Sederet Tips Belanja

"Kami berharap kampanye ini akan terus bergulir dan diikuti dengan rangkaian kegiatan berikutnya agar berbagai pihak mendapatkan manfaat positif dari inovasi Tokopedia sehingga mendukung kemajuan di pasar modal kita," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini