Adapun Bank Mandiri tercatat mengantongi laba bersih sebesar Rp20,3 triliun di kuartal III-2019. Realiasi itu tumbuh 11,9% dari periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp18,1 triliun.
Kinerja itu ditopang pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 7,78% menjadi sebesar Rp841,9 triliun dari periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp781,1 triliun. Selain itu, didorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang sebesar 7,2% menjadi Rp891,2 triliun dari sebelumnya Rp831,2 triliun di September 2018.
Sementara permodalan dan likuiditas terjaga dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank Only di 22,50% dan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) di 91,72%. Serta aset Bank Mandiri pada kuartal III-2019 tercatat sebesar Rp1.276 triliun, tumbuh 8,7% dari akhir September 2018.
(Fakhri Rezy)