Share

Fokus di LinkAja, BNI Tak Lagi Uji Coba dengan WeChat dan Alipay

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 320 2134803 fokus-di-linkaja-bni-tak-lagi-uji-coba-dengan-wechat-dan-alipay-y5NxtEqwIa.jpg Bank BNI. Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan tidak melanjutkan uji coba atau pilot project dengan perusahaan dompet digital asal China yakni WeChat dan Alipay. Perusahaan pelat merah itu memang dikabarkan telah melakukan pilot project sejak akhir tahun 2018.

"Dulu kami coba tapi itu pilot project, dan sepertinya kami tidak teruskan lagi," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

 Baca Juga: Direksi Dirombak, BNI Tunjuk Milenial Jadi Direktur Keuangan

Dia menjelaskan, BNI tak lagi melanjutkan kerjasama dengan kedua sistem pembayaran asing tersebut karena memilih fokus untuk mengembangkan sistem pembayaran LinkAja. Adapun LinkAja merupakan dompet digital besutan Himbara (Himpunan Bank Negara) dan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya.

"Sebenarnya kami lebih fokus untuk LinkAja. kami fokus di sana bersama dengan Himbara dan BUMN lainnya. Saat ini kami akan fokuskan ke sana," ungkapnya.

 bank bni

Menurut Baiquni, LinkAja juga memiliki basis jaringan pasar yang luas. Tercermin dari kepemilikan saham yang tidak terbatas di bank tetapi hingga ke perusahaan transportasi.

Sekedar diketahui, saat ini ada 8 BUMN yang memiliki saham di LinkAja, terdiri dari Telkomsel, Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, Pertamina, Jiwasraya, dan Danareksa. Namun kepemilikan saham akan bertambah 8 BUMN lainnya yakni Garuda Indonesia, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, Perum Damri, Pegadaian, Taspen, Jasa Marga, Kereta Api Indonesia (KAI).

"Jadi untuk jaringan, LinkAja cukup banyak karena yang ikut sebagai pemegang saham bukan hanya bank tapi juga hingga BUMN transportasi," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini