Ledakan di Monas, Apa Efek Domino bagi Investor?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 03 320 2137545 ledakan-di-monas-apa-efek-domino-bagi-investor-d7SpvmT0UE.jpg Investasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Ledakan granat yang terjadi pagi hari di kawasan Monumen Nasional (Monas) sempat membuat kaget banyak kalangan. Bagaimana reaksi investor?

Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman menegaskan kejadian tersebut tidak berimbas bagi investor. Sebab, kekuatan ledakan relatif kecil dan peristiwa tersebut dinilai dapat segera ditangani.

Baca Juga: Ini Identitas 2 Anggota TNI Korban Ledakan Granat di Monas

"Enggak lah (berpengaruh ke investor). Itu kan cuman peristiwa kecil, sekarang diserahkan ke Kepolisian," ujar Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman ketika ditemui di Gedung Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Granat di Monas

Menurutnya, aktivitas kenegaraan bahkan berjalan dengan baik pada hari ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap melakukan pertemuan dengan berbagai pihak, termasuk dari Jepang. Bahkan pengamanan Istana Kepresidenan juga tidak diperketat pasca ledakan granat terjadi.

Baca Juga: 2 TNI Korban Ledakan di Monas Masih Jalani Perawatan di RSPAD

"Kami di Istana juga enggak ada pengamanan yang diperketat. Pak Jokowi pesan, apapun yang yang melandasi kejadian tersebut siapapun pelakunya harus ditindak tegas," katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, ledakan granat di Monas belum membuat investor berespons menarik dananya dari Indonesia. Meski demikian, dirinya tak bisa memastikan dampak lendakan terhadap investasi secara jangka pendek.

"Enggak ada. (Pengaruh jangka pendek) itu nanti kita lihat dahulu ke depan," katanya,

Airlangga menyatakan, pada dasarnya keamanan suatu negara sangat berpengaruh terhadap keputusan investor untuk menanamkan dananya. Namun hal tersebut dapat ditangani, jika pemerintah terus mengambil langkah memerangi radikalisme sehingga memberikan jaminan keamanan.

Menurutnya, hal itu yang tengah dilakukan oleh pemerintah. "Semua harsu memberikan support untuk melawan radikalisme, kita enggak boleh takut sama terorisme dan harus perangi terorisme," kata dia.

Sekedar diketahui, ledakan terjadi di Monas pada Selasa (3/12/2019) pagi, sekira pukul 07.16 WIB. Ledakan berasal yang berasal dari granat tersebut mengakibatkan dua anggota TNI mengalami luka-luka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini