JAKARTA - Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek II yang menyebab kemacetan justru hasilnya akan mengurai kepadatan lalu lintas. Hal ini dikarenakan jalan tol sepanjang 38 kilometer (km) ini akan mulai dioperasionalkan pada 15 Desember mendatang.
Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Jakarta, Djoko Dwijono mengatakan, keberadaan jalan tol Cikampek II pastinya akan mengurai kemacetan di Jalan Tol Cikampek. Hal ini menjadi tujuan utama dari pembangunan tol laying Cikampek II tersebut.
Baca juga: 3 Tantangan Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Apa Saja?
"Maksimum 30% dapat mengurangi kecepatan di Tol Cikampek," ujarnya di Press Tour Jalan Tol Jakarta - Cikampek II Elevated, Rabu (4/12/2019).

Walaupun tidak dibekali rest area, Tol Japek II diharapkan dapat mengurai kemacetan. Khususnya, lanjut Djoko, saat mudik Natal dan Tahun Baru mendatang.
Baca juga: Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Beroperasi Bulan Ini, Berapa Tarifnya?
"Sementara ini kita nggak menyediakan rest area. Karena rest area hakikatnya ada setiap 50 km. Kalau mau rest area ada di tol bawah," papar Djoko.
Selain itu, dirinya mengatakan, Tol Japek II akan dilengkapi oleh CCTV. Di mana berguna mengatur ketertiban lalu lintas di sana.