Dia menambahkan, hingga November 2019, BNI Hong Kong berhasil mencapai laba sebesar USD 9.9 juta atau naik dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD 4.9 juta.
“Asset cabang mencapai USD 1 milyar dengan didominasi oleh kredit sebesar USD 480 juta, surat berharga USD 211 juta, trade sebesar USD 61 juta dan sisanya Money Market Placement,”pungkasnya.
Untuk memberikan pelayanan kepada sekitar 170 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI), BNI Hong Kong menempatkan 6 mesin ATM dan juga memasarkan BNI Mobile Banking untuk pengiriman uang yang praktis ke Indonesia.
(cm)
(Fahmi Firdaus )