nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Stok AS Turun Drastis, Harga Minyak Melonjak Lebih dari 3%

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 07:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 05 320 2138153 stok-as-turun-drastis-harga-minyak-melonjak-lebih-dari-3-owGgTUeA8L.jpg Harga Minyak Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Harga minyak melonjak lebih dari 3% pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat di tengah ekspektasi bahwa OPEC dan sekutunya akan memperpanjang pembatasan produksi.

Selain itu, kenaikan harga minyak ditopang penurunan besar dalam stok minyak mentah domestik AS.

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (5/12/2019), harga minyak mentah Brent LCOc1 berjangka naik USD2,18 atau 3,6% ke USD63 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS CLc1 berjangka naik USD2,33 atau 4,2% ke USD58,43 per barel setelah menyentuh level tertinggi USD58,66 per barel.

Baca Juga: Harga Minyak Bergerak 2 Arah karena Komentar Trump

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutu termasuk Rusia hingga OPEC + dapat menyetujui pengurangan produksi minyak mentah yang lebih dalam ketika mereka bertemu di Wina minggu ini.

Sementara itu, stok minyak mentah AS turun 4,9 juta barel dalam sepekan ke 29 November karena kilang meningkatkan produksi. Administrasi Informasi Energi mengatakan, ini jauh lebih dalam dari yang diperkirakan. Analis memperkirakan penurunan hanya 1,7 juta barel.

"Lonjakan aktivitas penyulingan dan impor bersih yang tenang telah membantu menghasilkan penarikan pertama untuk persediaan minyak dalam enam minggu," kata Direktur Riset Komoditas di ClipperData Matt Smith,

Baca Juga: Wall Street Bangkit Lagi berkat Trump

Di sisi lain, Menteri Perminyakan Irak Thamer Ghadhban mengatakan bahwa pemotongan produksi minyak lebih dalam lebih disukai oleh sejumlah anggota OPEC utama. Pada hari Rabu, Ghadhban mendukung setidaknya memperpanjang pemotongan yang ada hingga akhir 2020 dari Maret.

"Kita harus memberikan sinyal positif kepada pasar dan bagi saya setidaknya kita harus menggulirkan perjanjian saat ini," katanya.

 Minyak

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini