nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Digitalisasi Bank, Mandiri Naikkan Belanja Modal 30%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 19:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 09 278 2139871 digitalisasi-bank-mandiri-naikkan-belanja-modal-30-nWuTnREnVf.jpg Belanja Modal Bank Mandiri (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan terus mendorong pengembangan digital dalam rencana bisnisnya di tahun 2020. Bank pelat merah ini pun menaikan alokasi belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar 30% untuk pengembangan digital di tahun depan.

"Secara tahunan kita punya budget cukup besar tapi khusus digitalisasi, capex kita pertumbuhan tahunannya 30%, di dalamnya banyak proses pengembangan digital banking," ujar Direktur Treasury, International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Baca Juga: Ekonomi Berat, Bank Mandiri Pangkas Target Pertumbuhan Kredit Jadi 10% di 2020

Adapun pada tahun ini, Bank Mandiri menyiapkan capex senilai Rp2,4 triliun untuk pengembangan layanan digital. Menurut Darmawan, dengan semakin mudahnya layanan digital baik secara internal maupun ke nasabah, akan semakin menekan ongkos dari biaya oprasional.

Selain itu, pengembangan digital juga tak menutup kemungkinan secara perlahan akan memperkecil peran kantor cabang dan membuat perbankan semakin efisiensi. Terlebih era ke depan teknologi akan terus berkembang.

"Digital banking di Mandiri mau tidak mau tidak bisa lepas dari m-banking, kalau kita tidak transformasi mungkin bank kita pelan-pelan akan hilang ke depan, karena bagaimanapun juga sekarang sudah banyak payment (alat pembayaran digital)," tambah Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar.

Baca Juga: Jadi Dirut Mandiri, Apa Strategi Royke Tumilaar?

Sekadar informasi, hingga kuartal III-2019 kinerja keuangan Bank Mandiri tercatat mengantongi laba bersih sebesar Rp20,3 triliun di kuartal III-2019. Realiasi itu tumbuh 11,9% dari periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp18,1 triliun.

Laba bersih hingga akhir September 2019 tersebut, ditopang pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 7,78% menjadi sebesar Rp841,9 triliun. Tahun lalu pada akhir September, penyaluran kredit Bank Mandiri sebesar Rp781,1 triliun.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini