Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menjajal Tol Layang Terpanjang di RI Sebelum Diresmikan Jokowi, Sudah Mulus?

Giri Hartomo , Jurnalis-Kamis, 12 Desember 2019 |12:46 WIB
Menjajal Tol Layang Terpanjang di RI Sebelum Diresmikan Jokowi, Sudah Mulus?
Presiden Jokowi Resmikan Tol Japek II. (Foto: Okezone.com/Giri)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal meresmikan jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) pada siang ini. Tol ini merupakan jalan laying terpanjang di Indonesia dengan panjang 36,4 kilometer (km).

Baca Juga: Diresmikan Jokowi, Ini 8 Fakta Baru Tol Layang Jakarta-Cikampek

Sebelum diresmikan Presiden Joko Widodo, Okezone berkesempatan untuk menjajal jalan tol layang Japek. Mobil rombongan memasuki Tol Jakarta-Cikampek, setelah itu naik lewat atas tepat di kilometer (km) 10. Terlihat sudah ada beberapa rambu jalan yang sudah terpasang seperti lampu di kanan dan kiri jalan.

Tol Jakarta-Cikampek

Adapun rambu-rambu jalan lain yang disediakan seperti dilarang berhenti, lalu kecepatan kendaraan serta beberapa rambu lainnya. Selain itu terpasang juga titik kilometer jalan tol ini.

Baca Juga: Tol Japek II Akan Atasi Kemacetan di Cikampek hingga 30%

Untuk keadaan aspalnya terbilang cukup bagus, walaupun agak sedikit bergelombang. Hal ini tidak begitu terasa karena saat menggunakan jalan tol ini kecepatan kendaraan tidak begitu cepat..

Selain itu ada juga jalur darurat yang disediakan di sebelah kiri jalan. Sayangnya, tidak ada tempat istirahat (rest area) yang tersedia di jalan tol ini.

Selain itu jalan tol layang tersebut dilengkapi dengan 8 akses jalur darurat yang terhubung dengan setiap simpang susun (interchange) di jalur eksisting. Tujuannya agar ketika ada kondisi darurat bisa segera ada akses evakuasi lewat interchange yang dilengkapi tangga ke bawah. Delapan titik tersebut ada di KM 13, 17, 21, 24, 28, 31, 36 dan 38.

Tol Jakarta-Cikampek

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement