nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usia Petani 45 Tahun ke Atas, RI Terancam Kekurangan SDM Pertanian

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 12 Desember 2019 17:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 12 320 2141184 usia-petani-45-tahun-ke-atas-ri-terancam-kekurangan-sdm-pertanian-KLUtjqqjIy.jpg Petani (Foto: Dok Kementan)

JAKARTA - Tantangan sektor pertanian di Indonesia saat ini semakin banyak. Mulai dari perubahan lingkungan dan sumber daya alam pertanian, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, ketahanan, keamanan dan diversifikasi pangan.

Selain itu ada juga tantangan sumber daya manusia (SDM), regulasi, mekanisasi dan modernisasi sistem pertanian, luasan lahan pertanian, digitalisasi industri yang merambah semua sektor, hingga tren pertanian 4.0.

Baca Juga: Kementan Dorong Penambahan Satu Juta Petani Milenial

Untuk mewujudkan berbagai komitmen tersebut di Indonesia, maka perlu didukung Sumber Daya Manasia (SDM) khususnya petani dan penyuluh pertanian.

"Tantangannya adalah sebagian besar petani Indonesia berusia 45 tahun ke atas atau lebih. Tanpa adanya regenerasi, Indonesia terancam akan kekurangan SDM yang bekerja di sektor pertanian. Untuk itu pemerintah dan industri perlu mendorong generasi milenial untuk terjun di sektor pertanian,” kata Chairman of Institute for Food and Agriculture Development Studies (IFADS) Iskandar Andi Nuhung di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Baca Juga: Pertanian RI Tergantung Keberanian Milenial Jadi Petani

Untuk menjawab tantangan sektor pertanian, maka semua stakeholders perlu bersinergi dan berkontribusi dalam bidang Food and Agriculture (FA). Tidak hanya pemerintah atau kementerian pertanian, tetapi juga penyuluh lapangan, pemerintah daerah, industri, akademisi, milenial maupun media.

Populasi masyarakat Indonesia yang diperkirakan mencapai 300 juta pada tahun 2030 membuat pemerintah harus mengantisipasi langkah-langkah tepat untuk menyediakan pangan yang memadai, aman, dan berkualitas.

"Berbagai upaya tentu perlu dilakukan, seperti meningkatkan produksi pertanian yang diselaraskan dengan program berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs)," katanya.

Pemerintah pun telah mempunyai Roadmap SDGs menuju 2030 yang sejalan dengan SDGs yang telah ditetapkan oleh PBB. Tujuan SDGs dalam bidang pertanian adalah mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan.

Beberapa komitmen yang bisa dilakukan antara lain membuat tanaman menjadi lebih efisien, menyelamatkan lebih banyak lahan pertanian, membantu keanekaragaman hayati untuk berkembang, memberdayakan petani kecil, mendukung keamanan pangan bagi manusia, dan melindungi setiap pekerja

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini