Pindahkan Ibu Kota, Ini 5 Harapan Presiden Jokowi

Vania Halim, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 470 2142860 pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi-ONF1CPTjRB.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan hendaklah tidak dipandang sebagai perpindahan kantor pemerintahan semata.

Lebih dari itu, Presiden ingin perpindahan ibu kota menandai perubahan budaya dan sistem kerja. Berikut Okezone telah merangkum harapan Presiden terkait pindahnya ibu kota:

Baca Juga: Jokowi Tidak Ingin Ibu Kota Baru Mahal dan Sepi

1.Pindah Ibu Kota, Percepatan Transformasi Ekonomi

Perpindahan ibu kota ini adalah sebagai sebuah percepatan transformasi ekonomi. โ€œKita harus belajar dari pengalaman beberapa negara yang pindah ibu kotanya, tapi ibu kotanya menjadi kota yang mahal. Ini jangan. Kemudian sepi, ini jangan. Kemudian yang menghuni hanya pegawai pemerintah plus diplomat, ini juga tidak," jelas Jokowi.

Momen Presiden Jokowi Salami Gubernur Anies di Ratas Pemindahan Ibu Kotaย 

2. Smart Economy

Perpindahan ibu kota ini juga menandai proses transformasi produktivitas nasional, transformasi kreativitas nasional, transformasi industri nasional, dan transformasi talenta-talenta nasional.

"Kalau tujuannya adalah membangun ibu kota yang menjadi mesin penggerak smart economy, maka rancangan ibu kota baru bukan hanya smart metropolis yang compact, yang nyaman, yang humanis, yang zero emision, tapi akan memiliki penanda bahwa negara kita telah melakukan transformasi ekonomi ke smart economy yaitu dengan dibangunnya klaster-klaster pendidikan, klaster-klaster riset dan inovasi," ujarnya.

3. Lembaga Pendidikan Tinggi Kelas Dunia

Akan dibangun lembaga pendidikan tinggi kelas dunia yang bisa menciptakan talenta-talenta top global secara tepat. Di ibu kota baru ini juga, Presiden ingin dibangun pusat riset dan inovasi kelas dunia yang menjadikan ibu kota baru ini sebagai global innovation hub, menjadi titik temu inovasi global.

4. Smart Energy, Smart Health, dan Smart Food Production

"Sudah saatnya talenta-talenta Indonesia, talenta-talenta global berkolaborasi mengembangkan smart energy, smart health, smart food production yang akan menciptakan lapangan kerja baru bagi anak-anak muda kita serta mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah kita untuk masuk dan terintegrasi dengan global value chain," imbuhnya.

Momen Presiden Jokowi Salami Gubernur Anies di Ratas Pemindahan Ibu Kota

5. Smart City

Dalam proses pembangunannya, Presiden ingin agar ibu kota yang dirancang sebagai kota pintar tersebut juga dibangun dengan cara-cara pintar. Menurutnya, Indonesia harus meninggalkan cara berpikir lama yang selalu melihat semuanya dari sisi anggaran dan sisi biaya.

"Kita harus berani menggunakan cara-cara baru yang lebih kreatif, termasuk dalam pemanfaatan teknologi-teknologi inovasi, dengan bantuan talenta-talenta hebat yang kita miliki yang berada di dalam negeri maupun yang saat ini belajar di berbagai negara di luar negeri," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini