nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tol Layang Japek Macet Parah, Menhub Ibaratkan Martabak yang Laris Manis

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2019 11:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 24 320 2145519 tol-layang-japek-macet-parah-menhub-malah-ngomongin-martabak-2mW1XK7R0I.jpg Budi Karya Sumadi soal Macet di Tol Layang Japek (Foto: Setkab)

JAKARTA - Kemacetan parah terjadi di TolĀ  Layang Jakarta-Cikampek saat libur Natal dan Tahun Baru 2020. Padatnya kendaraan bahkan membuat polisi dua kali menutup akses masuk ke Tol Layang Japek II.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian publik. Terlebih, keberadaan Tol Layang Japek II diyakini mampu mengurai kemacetan di jalur tersebut.

Baca Juga: Macet di Jalan Tol Layang Japek, Menteri Basuki: Pelajaran untuk Mudik

Merespons hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan kemacetan di Tol Japek hal yang lazim. Karena Tol Layang Japek II merupakan fasilitas baru.

"Saya selalu bilang perumpamaan seperti ini, tiba-tiba saya jual martabak, martabaknya enak banget, saya promosiin. Begitu saya jual, martabaknya abis. apa saya gagal? enggak kan. martabaknya tetap martabak enak," ujar Budi di Pelabuhan Kali Adem Jakarta Utara, Selasa (24/12/2019).

Baca Juga: Macet di Tol Layang Japek, Menhub Budi Analogikan Layaknya Jualan Martabak

Dengan keadaan tersebut, Budi mengklaim bahwa tol Layang Japek II merupakan yang terbaik. "Jadi tol Layang Japek II ini is the best," ungkap dia.

Sebelumnya, usai diresmikan, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek terpantau mengalami kemacetan. Melihat hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono buka suara.

Menurutnya, adanya kemacetan wajar saja karena antusias masyarakat masih tinggi. Kemacetan juga bisa menjadi pelajaran pemerintah dan Polri untuk dapat mengoreksi.

Tol Layang Japek

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini