JAKARTA - Sepanjang 2019, beberapa orang terkaya di dunia terus memberikan sebagian kekayaan mereka untuk tujuan amal. Tercatat, dua dari miliarder dunia menyumbangkan masing-masing lebih dari USD1 miliar atau setara Rp14 triliun (kurs Rp14.000 per USD)
Sementara setidaknya selusin anggota yang tergabung dalam Three Comma Club menyumbang ratusan juta dolar AS. Beberapa institusi, seperti Institut Teknologi California, menerima donasi finansial terbesar yang pernah ada di dunia.
Baca Juga: Sederet Miliarder Paling Dermawan, dari Bill Gates hingga Li Ka-shing
Forbes menghitung donasi dan amal terbesar yang dilaporkan pada tahun 2019 untuk menghasilkan sepuluh donasi terbesar.(Mungkin saja donasi yang lebih besar dibuat tetapi tidak diumumkan)
Yang pasti, donasi yang lebih besar tidak selalu berarti itu lebih baik atau lebih efektif. Tapi donasi ini patut diperhatikan karena berpotensi untuk membuat perubahan signifikan.
Baca Juga: Orang Terkaya Kedua di India Amal Rp107 Triliun
Delapan dari sepuluh donasi dan amal akan diberikan langsung ke organisasi nirlaba seperti universitas dan kelompok bantuan atau penyedia layanan, sedangkan donasi lainnya yang masuk dua terbesar dalam daftar ini adalah pengalihan aset menjadi yayasan amal.
Di Amerika Serikat (AS), yayasan amal diharuskan membayar 5% dari aset mereka setiap tahun, dan banyak yayasan tetap memberikannya di sekitar level itu. Akibatnya, donasi untuk yayasan seringkali berada di dalam yayasan selama bertahun-tahun sebelum didistribusikan.