JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir serius dalam bersih-bersih di tubuh BUMN dengan merombak jajaran direksi dan komisaris BUMN.
Sudah banyak BUMN yang 'dibersihkan' Erick Thohir dengan perombakan direksi dan komisaris. Sebelum penghujung 2019, Erick Thohir juga melakukan perombakan struktur direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pelayanan Indonesia (Persero) atau Pelni.
Baca Juga: Selain ASDP, Erick Thohir Juga Rombak Direksi Pelni di Penghujung 2019
Oleh karena itu, Okezone merangkum fakta-fakta seputar aksi perubahan struktur di ASDP dan Pelni oleh Menteri BUMN, Sabtu (4/1/2020):
1. Angkat 2 Direksi Baru ASDP
Pada beberapa hari sebelum pergantian tahun 2020, Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat dua direksi baru di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Kedua orang yang dipercayakan sebagai direksi baru ialah Wahyu Wibowo dan Kusnadi Chandra Wijaya.
Wahyu Wibowo yang sempat menjadi Kepala Biro Umum dan Humas Kementerian BUMN ini akan menjabat sebagai Direktur SDM dan Layanan Korporasi di ASDP. Sedangkan Kusnadi Chandra Wijaya yang sebelumnya seorang pejabat karir di ASDP akan menempati posisi sebagai Direktur Teknik dan Fasilitas.
Baca Juga: Jelang Tutup Tahun, Erick Thohir Rombak Direksi ASDP
Penunjukkan kedua direksi baru merujuk pada Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara nomor SK-338/MBU/12/2019 tanggal 27 Desember 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT ASDP Indonesia Ferry.
2. Diharapkan Kinerja ASDP Meningkat
Dengan penunjukan Wahyu Wibowo dan Kusnadi Chandra Wijaya diharapkan kinerja ASDP dapat lebih moncer. Terlebih lagi, salah satu perusahaan BUMN ini sedang mempercepat pembangunan infrastruktur pelabuhan dan peningkatan kinerja pendapatan pelayanan sekaligus keselamatan.
"Dengan bergabungnya dua direktur baru diharapkan dapat berkontribusi positif dalam memajukan perseroan," kata Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi melalui keterangan tertulis, Selasa (31/12/2019).
