nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LPS Beberkan Risiko yang Dapat Memperketat Likuiditas Perbankan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 21:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 320 2157977 lps-beberkan-risiko-yang-dapat-memperketat-likuiditas-perbankan-bOIDyUYtR4.jpeg LPS Turunkan Suku Bunga (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menyatakan, risiko likuiditas perbankan dalam 3 bulan ke depan yakni Januari-Maret 2020 diperkirakan stabil. Meski demikian, dia menilai masih ada potensi yang dapat menyebabkan terjadinya pengetatan likuiditas perbankan ke depannya.

Di antaranya, karena adanya tekanan likuiditas pada sebagian bank kelas menengah yang lebih ketat, dibanding pada kelompok bank besar dan kecil.

Baca Juga: Bos OJK Pamer ke Jokowi Inklusi Keuangan Capai Target

"Juga karena ekspansi pemerintah masih terbatas di awal tahun ini yaitu dari sisi belanjanya," ujar Halim dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (24/1/2020)

Di samping itu, ada potensi yang membuat likuiditas perbankan stabil ke depannya. Faktornya, karena masih terbukanya posisi dan arah kebijakan otoritas moneter untuk melanjutkan strategi operasi moneter dan makroprudensial yang akomodatif.

Kemudian, laju pertumbuhan kredit pada kuartal I-2020 juga diperkirakan masih rendah, sehingga dapat mengurangi kebutuhan likuiditas bank.

Baca Juga: Hampir Semua Penduduk RI Miliki Ponsel, tapi Belum Tentu Punya Rekening

Selain itu, adanya rencana pemerintah yang tidak akan melakukan front loading, sehingga membuat likuiditas bank lebih terukur. Adapun front loading merupakan strategi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dalam jumlah yang cukup banyak pada awal tahun.

Faktor terakhir karena meredanya volatilitas pasar keuangan di tengah optimisme hasil perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China. "Serta didukung tensi geopolitik Timur Tengah yang membaik akan membantu capital inflow (arus masuk modal asing)," kata Halim.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini