nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kiat Sukses Kobe Bryant Menjadi Investor Handal

Vania Halim, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 10:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 31 320 2161541 kiat-sukses-kobe-bryant-menjadi-investor-handal-nobsLaMS8b.jpg Kobe Bryant (Reuters)

JAKARTA - Kobe Bryant memilih ingin dikenang sebagai seorang investor karena lebih banyak berinvestasi ketimbang bermain basket dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Sambil melakukan semua itu, Bryant merencanakan ke depan memikirkan karirnya pasca basket.

Tahun 2014, ia menginvestasikan USD6 juta setara dengan Rp81,91 miliar (USD1 setara kurs Rp13.652) untuk mengakuisisi perusahaan produsen minuman olahraga BodyArmor. Coca Cola berinvestasi dengan nilai yang lebih tinggi sehingga menaikkan nilai saham Bryant menjadi USD200 juta setara Rp2,73 triliun pada 2018.

 Baca juga; Kobe Bryant Miliki Kekayaan Bersih hingga Rp8,17 Triliun

Melansir dari Forbes, Sabtu (1/2/2020), pada 2016, setelah mencetak 60 poin di pertandingan terakhirnya, ia ingin melakukan hal baru. Dia juga berinvestasi sebesar Rp1,36 triliun (USD100 juta) di ventura yang berfokus pada media dan bisnis terkait teknologi.

"Saya mulai melihat semangat dan dedikasi dari pengusaha. Karena inilah cara saya mendekati permainan setiap hari," kata Kobe waktu itu.

 Baca juga: Jadi Orang Terkaya se-Asia, Ini 9 Fakta Fantastis Mukesh Ambani

Beberapa atlet terkemuka seperti Peyton Manning dan Steph Curry menjadi beberapa investornya. Kobe dan rekan bisnisnya Jeff Stibel, mereka melakukan 18 investasi, dalam 3 tahun telah tumbuh lebih dari Rp273 triliun (USD2 miliar). Bryant juga mendirikan perusahaan media dengan nama Granity Studios.

Kesuksesan dia dalam berinvestasi ternyata mempunyai kriteria sendiri. Berikut kriteria Kobe Bryant untuk menjadi investor sukses:

1. Apakah mengerti bisnis?

Bryant membangun lingkaran kompetisi dengan bergaul bersama tokoh-tokoh sukses seperti Oprah Winfrey dan desainer Apple Jony Ive. Ia mempelajari bagaimana mereka bekerja dan melatih keahliannya. Dan ingin tahu bagaimana mendominasi industri mereka.

 Baca juga: Kerajaan Monako Lebih Kaya Dibanding Inggris, Ini Sederet Kemewahannya

"Saya belajar bagaimana para pebisnis bekerja dan cara mereka mendominasi industri," ujar Bryant.

2. Apakah bisnis ini dapat dibantu dalam beberapa mode?

Carl Icahn menggunakan jaringan dan pengetahuan untuk membantu mempercepat bisnis tempat berinvestasi. Bryant terus melakukan brainstorming ide-ide baru dengan manajemen dan menantang untuk bersaing di level setinggi mungkin.

"Saya menantang tim manajemen untuk bersaing setinggi mungkin," ujar Kobe.

3. Apa hambatan untuk masuk bisnis?

Jika kamu berada di puncak gunung, selalu ada target dipunggung. Perlu memahami keunggulan kompetitif untuk menjaga pesaing. Bryant memilih untuk fokus pada investasi media dan teknologi karena dominan dalam branding dan kekayaan intelektual mampu membentuk hambatan yang kuat untuk masuk.

"Saya memilih untuk fokus dengan bisnis media dan teknologi karna dominan dalam branding dan kekayaan intelektual," imbuh Bryant.

4. Apakah bisa memiliki sifat positif yang berkelanjutan?

Kobe Bryant adalah seorang yang obsesif, memprioritaskan apa yang akan dilakukan. Disitulah obsesi datang ketika kamu peduli tentang sesuatu 24 jam sehari.

"Saya obsesif. Tidak ingi melakukan apapun selain apa yang dilakukan," kata Kobe.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini