nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Virus Korona, Mentan Awasi Pengiriman Hewan dan Tumbuhan dari China

Isty Maulidya, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 09:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 04 320 2162932 cegah-virus-korona-mentan-awasi-pengiriman-hewan-dan-tumbuhan-dari-china-TSlgM2YUpf.jpg Mentan Syahrul Limpo (Foto: Okezone.com/Isty Maulidya)

TANGERANG - Kementerian Pertanian akan melakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas hewan dan produk pertanian yang berasal dari China. Hal tersebut juga berlaku terhadap hewan dan produk pertanian yang berasal dari negara yang terjangkit virus korona.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai antisipasi potensi dari reservoir hewan dalam penyebaran virus korona. Terlebih lagi, penyebaran virus korona sering terjadi pada hewan dan dapat ditularkan pada manusia.

 Baca juga: Stop Impor Produk China Bakal Ganggu Pasokan? Ini Kata Mendag

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kesehatan dan keamanan dari media pembawa hama penyakit baik hewan dan tumbuhan. Pengawasan harus diperkuat,” kata Syahrul di Tempat Karantina Hewan dan Tumbuhan Bandara Soetta, Senin (3/2/2020) malam.

Tak hanya itu, Kementan juga memusnahkan beberapa komoditas pertanian asal hewan dan tumbuhan yang masuk ke wilayah Indonesia secara Illegal di Instalasi Karantina Pertanian Soekarno Hatta atau tidak dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari negara asal.

 Baca juga: Sepanjang 2019, Impor Indonesia Turun 9,53%

"Perlu ditingkatkan kewaspadaan pemasukan barang secara illegal yang dibawa oleh penumpang asal Tiongkok atau negara sekitarnya yang telah terjangkit, karena kita tidak tahu dari mana mereka berasal secara pasti," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menyampaikan agar seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan mempercayakan kepada jajaran Karantina Pertanian terhadap lalu lintas komoditas pertanian yang masuk ke Indonesia. Sebab pihaknya saat ini sedang melakukan berbagai upaya untuk menjamin kesehatan dan keamanan semua komuditas yang masuk ke Indonesia.

 Baca juga: Cegah Virus Korona, Mendag Akan Stop Impor Makanan dan Minuman dari China

"Kami sampaikan bahwa semua komoditas Peranian yang masuk ke wilayah Indonesia akan dilakukan pemeriksaan dan pengujian di laboratorium sehingga kami menjamin kesehatannya dan untuk komoditas pertanian yang dimasukan secara illegal akan kami lakukan penahanan, penolakan dan pemusnahan," jelasnya.

Untuk diketahui, komoditas pertanian yang dimusnahkan kali ini berupa benih, buah-buahan, sayuran, hewan hidup, daging segar, bahan olahan asal hewan dari beberapa negara di antaranya Tiongkok, Hong Kong, Korea Selatan, Vietnam, Jepang, India, Belanda, Finlandia, Singapura, Brunei Darussalam, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab dan Etiophia.

Komoditas yang dimusnahkan ini merupakan hasil tangkapan di terminal bandara Soekarno Hatta sesuai dengan Undang-undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini