nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permudah Pelaporan Pajak, EFIN Akan Diganti Jadi OTP

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 20:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 11 20 2166976 permudah-pelaporan-pajak-efin-akan-diganti-jadi-otp-VCwCpgUfH4.jpg Pajak (Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu) berencana mengganti Electronic Filing Identification Number (EFIN) dengan One-Time Password (OTP). Hal ini sebagai upaya pemerintah dalam memudahkan wajib pajak melaporkan perpajakannya.

EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak kepada wajib pajak yang melakukan transaksi elektronik atau e-Filing pajak. Sedangkan OTP merupakan kode verifikasi sekali pakai yang terdiri dari 6 digit karakter unik yang umumnya dikirimkan melalui SMS atau e-mail.

 Baca juga: Pemda Bakal Diberi Sanksi Jika Pungut Pajak Berlebihan

"Ini supaya teman-teman wajib pajak lebih mudah, menerima langsung dari sisi sekuriti, juga karena enggak ribet," ujar Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Ditjen Pajak Iwan Djuniardi di kantornya, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dia menyatakan, pengalihan EFIN ke OTP diharapkan bisa dilakukan pada tahun ini. Pihaknya pun sudah siap meneken kerjasama dengan beberapa operator di Indonesia untuk implementasi OTP.

 Baca juga: RI-Singapura Tanda Tangani Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda

Iwan bilang, diharapkan melalui kerjasama ini ongkos operasional yang dikeluarkan untuk OTP tidak membebani Ditjen Pajak maupun objek pajak.

"Bukan masalah teknis tapi MoU dengan beberapa operator dan kesiapan untuk menyambung ke sistem kita. Tahun depan sudah pasti (diberlakukan), tapi kita terus kejar untuk bisa berlaku di Maret ini," ujarnya.

 Baca juga: Kejar Pajak Facebook hingga Netflix, Begini Usul Hary Tanoe untuk Menko Airlangga

Sekedar diketahui, selama ini wajib pajak harus ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk mendapatkan EFIN. Kemudian, wajib pajak harus melakukan aktivasi melalui laman djponline dan mendapatkan email konfimasi yang berisi password untuk bisa mengakses e-filling.

Sayangnya, tak semua objek pajak merupakan pengguna aktif e-mail, sehingga banyak wajib pajak lupa EFIN mereka ketika ingin melakukan pelaporan SPT di tahun selanjutnya. Objek pajak pun harus kembali ke KPP untuk mendapatkan EFIN yang baru.

Sehingga diharapkan melalui pengalihan ke OTP akan memudahkan wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya dalam melaporkan pajaknya. "Jadi Efin menjajaki dengan OTP, semoga kami keburu (tahun ini)," kata dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini