Cost to income ratio turun menjadi di bawah 50%. Dalam kondisi pasar yang masih menantang, biaya provisi naik sebesar 7,5% dengan rasio Loan Loss Coverage meningkat menjadi 113,60%.
Baca Juga: #KejarMimpi Goes to School CIMB Niaga Disambut Antusias SD Budi Wanita Setibudi
Capital Adequacy Ratio CIMB Niaga tercatat baik sebesar 21,47% per 31 Desember 2019, meningkat 181 bps dari tahun sebelumnya.
Dengan total aset sebesar Rp274,5 triliun per 31 Desember 2019, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.
Sementara itu, jumlah kredit yang disalurkan tumbuh 3,1%menjadi Rp194,2 triliun, terutama dikontribusikan oleh pertumbuhan pada kredit consumer. “Kami tetap menjaga konsistensi pertumbuhan pada Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) yang meningkat sebesar 12,5%, dan Kartu Kredit yang tumbuh 12,8% sebagai hasil dari pengembangan bisnis akuisisi merchant yang kami lakukan,” kata Tigor.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.