nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Janji Diskon 30% untuk Penerbangan, Ini Faktanya!

Irene, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 13:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 22 320 2172498 janji-diskon-30-untuk-penerbangan-ini-faktanya-iCTlmzIeny.jpg Penerbangan (Shutterstock)

JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia terpukul atas virus korona yang dinamakan sebagai Covid-19. Virus korona menurunkan angka wisatawan asing ke Indonesia yang otomatis menurunkan pendapatan negara yang sebagian besarnya berasal dari sektor pariwisata.

Mengetahui hal itu, Presiden Joko Widodo menyiapkan langkah antisipasi untuk menstimulus dampak virus korona di sektor pariwisata Indonesia. Antisipasi tersebut adalah pemberian diskon 30% yang akan diberikan kepada turis yang berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia.

Pada Minggu (23/2/2020), Okezone merangkum fakta terkait janji diskon 30% untuk turis.

 Baca juga: Fakta Pemerintah Indonesia Siapkan Insentif Perekonomian Antisipasi Virus Korona

1. Sebagai Senjata Hadapi Dampak Korona Pada Sektor Pariwisata

Sebagai langkah cepat mengantisipasi dampak virus korona yang mengancam sektor pariwisata Indonesia, Presiden Joko Widodo mengkaji salah satu kebijakan yaitu pemberian diskon sebesar 30% untuk turis asing yang mengunjungi Indonesia. Kebijakan ini disebutnya sebagai stimulus untuk dunia pariwisata Indonesia.

2. Diskon 30% dari Tarif Riil

Kebijakan ini telah didiskusikan Presiden bersama Menteri Keuangan. Sementara itu, diskon insentif sebesar 30% ini akan dihitung dari tarif nyata atau tarif riil.

 Baca juga: Menhub: Virus Korona Timbulkan Dampak Besar ke Ekonomi hingga Pariwisata

"Mengenai stimulus untuk dunia pariwisata kita dalam menghadapi virus corona. Saya tadi pagi telah bertemu dengan Menteri Keuangan. Kemungkinan ini masih kita hitung bersama-sama sore hari ini, untuk memberikan diskon insentif bagi wisman, yakni 30% dari tarif riil. Nanti kita putuskan," ujar Jokowi.

3. Berlaku Selama Tiga Bulan

Menurut Presiden Jokowi stimulus dunia pariwisata ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Namun, destinasi wisata penerapan diskon 30% belum dapat diputuskan.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi skema pemberian diskon nantinya akan berada di Menteri Keuangan Sri Mulyani.

4. Diskon Diperuntukkan Untuk Turis Asing Maupun Lokal

Nantinya, diskon tidak hanya diberikan kepada turis mancanegara, melainkan turis lokal asal Indonesia pun berpotensi mendapatkan diskon sebesar 30% ini. Hal ini dikatakan Kepala Negara dimaksudkan untuk kembali menggairahkan dunia pariwisata Indonesia.

"Termasuk di dalamnya juga diskon untuk wisatawan domestik, yang bisa nanti kita berikan juga 30% dan mungkin bisa saja untuk travel bironya beri diskon lebih. Misal 50%, misalnya. Sehingga betul-betul menggairahkan dunia wisata kita, karena memang sekarang baru ada masalah karena virus corona," kata Jokowi.

5. Sumber Insentif dari APBN dan Perusahaan BUMN

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan insentif diskon 30% ini selain bersumber dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN), juga dapat berasal dari perusahaan pelat merah. Misalnya PT Pertamina maupun Angkasa Pura I dan II baik dalam bentuk servis atau charge atas tarif yang mereka pungut dalam penerbangan. Semua itu menurut Sri dapat dibuat dalam satu paket.

"Ya pemotongan harga tiket itu nanti mekanisemnya dibahas bagaimana mekanisme terbaik. Kalau namanya insentif atau subsidi harus ada dari pemerintah yang memberikan beda antara harga biasa dan harga yang akan didiskon," ujar Sri Mulyani.

6. Didukung Menteri Perhubungan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menyampaikan dukungannya terhadap rencana stimulus pariwisata ini. Menurutnya, stimulus tersebut masih belum diputuskan dan akan dijelaskan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Ya itu bu menkeu yang bisa ngomong. Saya kan support aja," ujar Budi Karya.

Budi juga mengatakan pihak maskapai memang telah mengharapkan adanya stimulus tersebut. Salah satunya penyeimbangan penerbangan.

"Kalau maskapai si sebenernya yang dia minta, satu avtur, dia tidak terbang di anu, dia cuma mau rute gemuk aja. Mestinya kan balance," tambahnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini