WNI Positif Virus Korona, Kemenkeu: Insentif Rp10 triliun Tetap Dijalankan

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 320 2177019 wni-positif-virus-korona-kemenkeu-insentif-rp10-triliun-tetap-dijalankan-laqcOIwlkx.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Wabah virus Korona kini sudah mulai masuk ke Indonesia. Hal tersebut menyusul diumumkannya dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang kena virus Korona pada pagi hari tadi oleh Presiden Joko Widodo.

Pelaksana Tugas Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Arif Baharuddin mengatakan hingga saat ini belum ada kebijakan baru yang bisa disampaikan. Mengingat pengumuman yang terkena virus Korona ini baru diumumkan pagi tadi.

Baca Juga: Fakta-Fakta di Balik Diskon Pajak Besar-besaran, Siapa Saja yang Dapat?

"Tiap hari kita update itu. Dan virus Korona baru diumumkan tadi jadi sampai sekarang belum ada yang baru lagi untuk bisa disampaikan. Yang jelas kalau dari sisi fiskal kita masih berusaha untuk mengikuti perkembangan ada," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (3/3/2020).

Bahkan menurut Arif, kebijakan insentif yang disiapkan sebesar Rp10 triliun akan tetap dijalankan. Termasuk juga di dalamnya adalah insentif untuk influencer sebesar Rp72 miliar untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Baca Juga: Insentif Super Deduction Tax Segera Diterapkan

"Kalau tadi nanya ada anggaran yang mau diskip? Belum ada pembahasan tentang itu," ucapnya.

Meskipun begitu lanjut Arif, pemerintah akan terus memantau perkembangan dari penyebaran virus korona. Pemerintah akan tetap memantau sejauh mana dan seluas apa perkembangan dari virus Korona.

"Exercise kajian tepat berjalan. Kalau ini terjadi berapa lama terus berjalan. Kita serap keinginan dari berbagai pihak dan kita tahu concern lapangan dan langsung juga melakukan exercise. Tapi kami masih belum sampaikan yang jelas kita monitor pasar, jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini