Harga Masker Mahal karena Virus Korona, Menko Airlangga: Kita Akan Kurangi Ekspor

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 320 2177035 harga-masker-mahal-karena-virus-korona-menko-airlangga-kita-akan-kurangi-ekspor-AcG7koTguJ.jpeg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Harga masker di Indonesia seketika langsung mengalami lonjakan yang tajam. Hal tersebut terjadi setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua korban virus Korona yang menimpa Warga Negara Indonesia (WNI).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mengambil tindakan terhadap tingginya harga masker. Misalnya dengan membatasi ekspor masker.

Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Depok Antisipasi Penyebaran Virus Korona

"Pemerintah nanti dengan perdagangan mengurangi ekspor dari pada masker," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (3/3/2020).

Sebelumnya, kelangkaan masker membuat sebagian pedagang alat-alat medis di Pasar Mayor Oking atau dikenal Pasar Proyek, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, kewalahan memenuhi permintaan pembeli.

Baca Juga: Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona

Setelah isu virus korona merebak di sejumlah negara, kebutuhan stok di pasar tersebut menipis. Mereka yang memburu masker rata-rata adalah sejumlah relawan.

Salah satu pedagang di Pasar Proyek, Nur (35), rela mencari ke berbagai supplier untuk memenuhi kebutuhan masker tersebut.

"Dari pabrik langsung (mencari stok-red). Tapi dia (pabrik-red) enggak nyetok karena (denger kabar red-) sudah dikirim ke Wuhan," kata pemilik toko medis Pratama Medical tersebut ketika ditemui Okezone.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini