JAKARTA - Kementerian Keuangan menyebut pemerintah masih akan melakukan exercise kebijakan untuk mengatasi virus Korona. Apalagi pagi tadi, Presiden Joko Widodo sudah mengumumkan ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang terkena dampak virus Korona.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Arif Baharuddin mengatakan, pemerintah masih memiliki cukup ruang untuk mengeluarkan kebijakan fiskal. Sebab pemerintah menargetkan defisit APBN sebesar 1,76%.
Baca Juga: Imbas 2 Korban Korona COVID-19, Kemenkes Awasi 48 Orang
"Yang jelas kalau dari sisi fiskal, kita masih berusaha untuk mengikuti perkembangan yang ada, yang jelas kita punya space agak longgar. Budget defisit 1,76% 2020 kita punya space kalau harus melebarkan defisit," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (3/3/2020).