Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paska-Aksi Jual Saham, 3 Indeks Utama Wall Street Menguat

Vania Halim , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |08:17 WIB
Paska-Aksi Jual Saham, 3 Indeks Utama Wall Street Menguat
Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup menguat dengan kenaikan tiga indeks utama. Menguatnya pasar saham AS setelah aksi jual saham pekan lalu dipicu oleh kekhawatiran tentang virus corona.

Dow Jones Industrial Average melonjak lebih dari 5% menjadi berakhir pada 26.703,32 poin. S&P 500 melonjak 4,60% menjadi 3.090,23 dan Nasdaq Composite bertambah 4,49% menjadi 8,952.17.

Baca Juga: Gara-gara Virus Korona, Wall Street Kehilangan USD3,58 Triliun

Pasar saham memperpanjang kenaikan di menit akhir sesi perdagangan, di mana Dow membukukan kenaikan terkuat sejak 2009, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing memiliki kenaikan satu hari terkuat sejak Desember 2018.

Meski demikian, bila dicatat sepanjang tahun ini, indeks S&P 500 tetap turun 8,7%. Penyebabnya karena banyak investor mempertimbangkan indeks pada Wall Street untuk tetap dalam koreksi sampai kembali tinggi. Demikian dilansir dari Reuters, Selasa (3/3/2020).

Baca Juga: Virus Korona Bikin Pasar Saham AS Kehilangan USD3,18 Triliun dalam Sepekan

Apple melonjak 9,3% dalam lompatan satu sesi terbesar sejak 2008. Secara keseluruhan saham pembuat iPhone masih turun hampir 9% dari rekor tertinggi pada 12 Februari.

Pengembang obat kanker Forty Seven Inc melonjak 62% setelah rekan yang lebih besar, Gilead Sciences menawarkan USD4,9 miliar tawaran untuk perusahaan. Gilead melonjak 8,71%.

Sebagai informasi, perdagangan saham AS sangat sibuk di bursa, dengan 14 miliar saham berpindah tangan atau lebih besar dibandingkan dengan rata-rata 9,5 miliar saham selama 20 hari terakhir.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement