Hippindo: Jangan Takut Datang ke Pusat Perbelanjaan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 03 Maret 2020 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 03 320 2177485 hippindo-jangan-takut-datang-ke-pusat-perbelanjaan-CHv1lb8Ehq.jpg Minimarket (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menghimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang ke pusat perbelanjaan. Meskipun kemarin sudah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi virus korona.

Ketua Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan, pihaknya sudah memastikan keamanan dan kebersihan pusat perbelanjaan dari virus korona. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh pengusaha ritel di Indonesia.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Jangan Panic Buying, Inflasi Bisa Tinggi

“Jangan khawatir untuk ke pusat perbelanjaan sudah koordinasi asosiasi pusat belanja. Semua sudah disiapkan,” ujarnya dalam acara konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Menurut Budihardjo, seluruh pusat perbelanjaan dalam setiap liftnya akan ada operator yang mengoperasikan. Selain itu juga pusat perbelanjaan akan menyediakan hand sanitezer agar pengunjung bisa aman dan nyaman.

“Secara kemanaan dari muai liftnya sudah disiapkan untuk operatornya,” ucapnya.

Baca Juga: Tetap Tenang Hadapi Virus Korona, Masyarakat Diimbau Tidak Memborong Sembako

Tak hanya di pusat perbelanjaannya saja, di tenant-tenant seperti restoran juga sudah disiapkan hand sanitezer untuk memastikan kebersihan para pengunjungnya. Seluruh fasilitas ini sudah dijalankan sesusai dengan arahan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan juga Kementerian Kesehatan.

“Restoran persiapkan hand sinitzer, dapur bersih, semua sudah berjalan sesuai SOP, dan di bawah koordinasi kemendag untuk langkah selanjutnya,” ujarnya

Budi juga meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi panic buying. Sebab, pemerintah memastikan seluruh stok kebutuhan masyarakat sudah dipastikan aman.

“Enggak perlu panik dan belanja secara bijaksana,” kata Budihardjo.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini