Share

Struk Belanja Tertera Tulisan PPN, Apa Itu?

Vania Halim, Jurnalis · Jum'at 06 Maret 2020 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 06 20 2179072 struk-belanja-tertera-tulisan-ppn-apa-itu-2d2ZTaDPOV.jpg Pajak (Shutterstock)

JAKARTA - Setiap belanja di swalayan, pastinya selalu mendapatkan struk. Dalam struk tersebut banyak masyarakat yang mendapatkan tambahan biaya.

Salah satunya adalah PPN. Hal ini kadang membuat masyarakat bertanya-tanya soal biaya tersebut. Apa gunanya?

 Baca juga: Pembayaran PPh 21 Ditunda, Sri Mulyani Lapor Presiden Jokowi

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberitahukan terkait pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dalam struk belanja biasanya tertera pungutan PPN.

PPN tidak hanya berlaku untuk belanjaan dalam negeri. Jika impor barang dari luar negeri dan melebih nilai pembebasan pajak, maka harus dikenakan PPN Impor.

 Baca juga: Ada Virus Korona, Ini Pajak yang Bakal Dipangkas

Melansir dari Instagram Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2020), Apabila kamu membeli mobil di dalam maupun indent dari luar negeri akan dikenalan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).

Berikut kontribusi PPN dan PPnBM :

Dalam APBN 2020 ditargetkan sebesar Rp685,87 triliun, PPN dan PPnBM Dalam Negeri Rp442,57 triliun, PPN dan PPnBM Impor Rp243,18 triliun. Sedangkan PPN dan PPnBm lainnya senilai Rp119,5 miliar.

Sebelumnya, dalam realisasi 2019 Rp532,9 triliun dan Rp171,3 triliun untuk PPN Impor.

Postingan ini sudah disukai oleh 1.852 pengikut setianya dan mendapatkan berbagai komentar dari netizen :

@armuzuhalt0 : Beli mobil apapun pasti kena ppnbm min?

@aidenkev_in : Terus untuk Beli alat gak bisa min yg 1M itu?

@anjanimarta : Min, ada ngga rencana pembangunan pabrik pengelolaan limbah di desa desa pakai dana dari pajak

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini