Share

Relaksasi Pajak Imbas Virus Korona, Diskon 30% untuk PPh 25

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2020 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 20 2182778 relaksasi-pajak-imbas-virus-korona-diskon-30-untuk-pph-25-nbVd98tadx.jpg Pajak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mulai April 2020, pemerintah mengeluarkan stimulus jilid II sektor fiskal. Stimulus fiskal dalam rangka penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Salah satunya relaksasi Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh Pasal 25). Relaksasi ini mulai berlaku April hingga enam bulan ke depan atau hingga September 2020.

Baca Juga: Bebas Pajak Berlaku, Bea Impor Dibebaskan untuk 19 Sektor Manufaktur

Mengutip keterangan resmi Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3/2020), relaksasi diberikan melalui skema pengurangan PPh Pasal 25 sebesar 30% kepada 19 sektor tertentu, Wajib Pajak KITE, dan Wajib Pajak KITE-IKM selama 6 bulan terhitung mulai bulan April hingga September 2020 dengan total perkiraan pengurangan sebesar Rp4,2 triliun.

Sebagaimana halnya relaksasi PPh Pasal 22 Impor, melalui kebijakan ini diharapkan industri memperoleh ruang cashflow sebagai kompensasi switching cost (biaya sehubungan perubahan negara asal impor dan negara tujuan ekspor).

Baca Juga: Berlaku April, Tidak Tarik Pajak Pekerja 6 Bulan Bikin Kehilangan Pendapatan Rp8,6 Triliun

Selain itu, dengan upaya mengubah negara tujuan ekspor, diharapkan akan terjadi peningkatan ekspor.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini